Tower Utara Bibis Baru Mulai Diturunkan, Warga Tunggu Tower Selatan
- 19 Sep 2026 19:28 WIB
- Surakarta
RRI.CO.ID, Surakarta - Proses penurunan tower telekomunikasi di wilayah Bibis Baru, Kelurahan Nusukan, mulai dilakukan. Tower yang berada di sebelah utara disebut telah dinonaktifkan dan kini dalam proses pembongkaran, sementara warga masih menunggu penurunan tower di sebelah selatan.
Ketua Yayasan Diwa Foundation, Budi Santoso, mengatakan pihaknya telah mengecek langsung kondisi kedua tower di lokasi. Menurutnya, tower sebelah utara sudah tidak berfungsi dan proses penurunannya diperkirakan membutuhkan waktu beberapa hari.
“Tower sudah dinonaktifkan, artinya tower tidak berfungsi. Saat ini sedang proses penurunan tower,” katanya, Sabtu 19 September 2026.
Budi menambahkan Diwa Foundation mendapat amanah untuk mendampingi dan mengawal proses penurunan dua tower tersebut. Setelah tower sebelah utara selesai diturunkan, pihaknya akan melanjutkan pengawalan terhadap tower yang berada di sebelah selatan.
“Kita akan terus mengawal proses perubuhan dua tower, satu di sini dan satu yang ada di seberang,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada warga setempat dan pengurus RT yang turut mengawal proses penurunan tower. Apresiasi juga diberikan kepada Pemkot Surakarta, dinas terkait, kepolisian, serta DPRD Kota Surakarta.
Menurut Budi, terdapat persoalan administrasi yang perlu menjadi perhatian dalam keberadaan tower tersebut. Namun, pihaknya akan tetap mengawal proses penurunan sesuai amanah yang diberikan.
Salah seorang warga RT 01/RW 24, Ardian, mengatakan warga RT 01 dan RT 02 sepakat menolak keberadaan tower tersebut. Penolakan tersebut, menurutnya, berkaitan dengan status tower yang dinilai warga tidak sesuai dengan ketentuan.
“Kami warga 01 dan 02 sepakat untuk menolak adanya tower ini karena tower ini statusnya ilegal, tidak sesuai SOP,” kata Ardian.
Ardian juga membantah adanya pemberian atensi atau kompensasi kepada pengurus maupun warga terkait keberadaan tower. Pernyataan tersebut disampaikan untuk menanggapi informasi mengenai dugaan pemberian kompensasi atas keberadaan tower.
Sementara itu, warga RT 02/RW 24, Jumadi, turut mendukung proses penurunan tower. Ia mengaku mengalami keluhan kesehatan dan masih menjalani pengobatan sejak April hingga September.
Jumadi mengaitkan keluhan kesehatan yang dialaminya dengan radiasi tower berdasarkan informasi yang ia terima dari dokter. Namun, kaitan tersebut merupakan pengakuan warga dan masih memerlukan pembuktian medis. (Reza)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....