Usai Kebakaran, Pemkot Solo Perketat Pengiriman Sampah ke TPA
- 15 Sep 2026 15:46 WIB
- Surakarta
RRI.CO.ID, Surakarta – Pemerintah Kota Surakarta akan memperketat pengiriman sampah ke TPA Putri Cempo setelah masa tanggap darurat kebakaran berakhir. Penataan pengelolaan sampah akan diarahkan sejak dari hulu untuk mengurangi volume sampah yang masuk ke TPA.
Wali Kota Surakarta, Respati Ardi, mengatakan penanganan sampah dari sumber menjadi salah satu konsentrasi pemerintah setelah kebakaran TPA Putri Cempo. Petugas kelurahan dan masyarakat akan didorong untuk melakukan pengolahan sampah sejak dari hulu.
“Terkait sampahnya nanti tetap akan ada penataan lagi. Itu pasti karena kita konsentrasinya di hulu, mulai dari sekarang. Tentunya ini menjadi salah satu konsentrasi kita ke depan,” katanya, Selasa 15 September 2026.
Menurut Respati, pengelolaan dari hulu diperlukan agar tidak seluruh sampah langsung dibawa ke TPA. Pemerintah akan berkoordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup untuk menyiapkan pola pengelolaan sampah selama masa transisi.
“Nanti kita sampaikan ke DLH bagaimana petugas kelurahan dan masyarakat bisa memproses di hulu,” ucapnya.
Selain pengolahan dari sumber, Pemkot Solo akan menerapkan seleksi terhadap sampah yang masuk ke TPA Putri Cempo. Langkah tersebut menjadi bagian dari penataan setelah kawasan TPA sebelumnya terdampak kebakaran.
“Kita tetap akan lebih selektif itu ketika sampah masuknya di TPA,” ucap Respati.
Respati mengatakan pemerintah juga akan mengevaluasi kebutuhan anggaran selama masa transisi. Belanja Tidak Terduga (BTT) tetap disiapkan, tetapi penggunaannya akan disesuaikan dengan kebutuhan yang benar-benar mendesak.
“Ketika tidak kita gunakan, kita tetap akan berhemat. Yang memang paling urgent pasti kita gunakan, kalau tidak, tidak selamanya itu kita gunakan. Jika dibutuhkan saja,” katanya.
Penataan dari hulu diharapkan menjadi bagian dari langkah jangka lanjut Pemkot Surakarta dalam mengurangi beban TPA. Pemerintah juga tetap menyiagakan kawasan TPA selama musim kemarau untuk mengantisipasi potensi kebakaran kembali. (Reza)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....