Tanggap Darurat TPA Putri Cempo Segera Berakhir, Pemkot Siapkan Masa Transisi
- 15 Sep 2026 15:44 WIB
- Surakarta
RRI.CO.ID, Surakarta – Pemerintah Kota Surakarta akan mengakhiri masa tanggap darurat kebakaran TPA Putri Cempo pada Rabu, 16 September 2026. Meski demikian, Pemkot Solo tetap menyiagakan personel dan sarana pendukung untuk mengantisipasi munculnya kembali titik api selama musim kemarau.
Wali Kota Surakarta, Respati Ardi, mengatakan evaluasi telah dilakukan menjelang berakhirnya masa tanggap darurat. Pemerintah juga menyiapkan masa transisi untuk memastikan penanganan pascakebakaran tetap berjalan.
“Kita sudah evaluasi, ada masa transisi. Saya ucapkan terima kasih kepada BNPB yang akan membantu untuk infrastruktur pendamping ketika nanti ada kejadian serupa,” katanya, Selasa 15 September 2026.
Respati menambahkan, dukungan pada masa transisi antara lain berupa penyediaan titik-titik air. Fasilitas tersebut disiapkan sebagai langkah antisipasi apabila terjadi kembali kondisi serupa di kawasan TPA Putri Cempo.
“Besok ini akan kita evaluasi, hari terakhir ada masa transisi terlebih dahulu. Bahkan nanti juga akan ada penyegaran tugas di sana,” ucapnya.
Meski masa tanggap darurat berakhir, Respati menegaskan kewaspadaan tetap dilakukan karena saat ini masih memasuki musim kemarau. Pemerintah memastikan kawasan TPA tetap dalam kondisi siaga untuk mencegah kebakaran kembali terjadi.
“Karena masih musim kemarau, kita tetap akan ada siaga sehingga tidak terulang. Intinya kita tetap siaga. Hari ini tetap siaga,” ucap Respati.
Respati juga meminta kondisi TPA terus dipastikan benar-benar aman setelah kebakaran. Pemantauan dilakukan agar tidak kembali muncul asap maupun tanda-tanda kebakaran.
“Kita tetap pastikan tidak ada hal serupa dan pastikan benar-benar ini padam, tidak mengeluarkan asap lagi,” ujar Respati.
Selain penanganan titik api, Pemkot Surakarta akan melakukan penataan kembali pengelolaan sampah setelah masa tanggap darurat. Penanganan akan diarahkan sejak dari hulu dengan mendorong petugas kelurahan dan masyarakat mengolah sampah sebelum dibawa ke TPA. (Reza)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....