Dinkes Kota Surakarta Siagakan Nakes di TPA Putri Cempo Selama Tanggap Darurat

  • 15 Sep 2026 10:39 WIB
  •  Surakarta

emastikan seluruh anggota Pemadam Kebakaran (Damkar), BPBD, maupun relawan dalam keadaan fit saat menjalankan tugas pemadaman yang berisiko tinggi.

Pemeriksaan medis ketat diberlakukan bagi setiap petugas, baik sebelum naik ke titik pemadaman maupun sesudah menyelesaikan tugas lapangan. Mekanisme ini diterapkan untuk mengantisipasi kelelahan ekstrem serta paparan asap tebal yang dapat memicu masalah kesehatan bagi para petugas di lapangan.

Ditemui saat jumpa pers, Ketua Tim Pelayanan dan Rujukan Dinkes Kota Surakarta, Dimar, menjelaskan bahwa pemeriksaan before-after bertugas menjadi langkah antisipasi utama agar tidak ada petugas yang memaksakan diri dalam kondisi fisik yang kurang prima.

"Untuk mem-back up rekan-rekan petugas di lapangan, kami dari Dinas Kesehatan melakukan pemeriksaan kepada petugas sebelum naik dan setelah turun bertugas. Tim kesehatan standby 24 jam. Apabila ditemukan tensinya tinggi, petugas diminta istirahat dulu sampai kondisinya membaik baru diperbolehkan kembali bertugas," kata Dimar.

Dari hasil skrining kesehatan yang dilakukan tim medis sepanjang masa tanggap darurat, kondisi kesehatan personel gabungan secara umum terpantau stabil dan terkendali. Keluhan yang paling banyak ditemukan petugas medis di lapangan hanya sebatas peningkatan tekanan darah (tensi tinggi) akibat faktor kelelahan fisik.

Dimar mengonfirmasi bahwa sejauh ini tidak ditemukan kasus gangguan kesehatan serius yang menimpa para relawan maupun petugas pemadam, sehingga seluruh proses pemadaman dapat berjalan dengan lancar. Selain itu, dampak paparan asap pada masyarakat sekitar juga terpantau melandai tanpa ada pasien terdampak yang perlu dirujuk ke rumah sakit.

"Alhamdulillah sampai saat ini rekan-rekan yang bertugas dalam kondisi baik dan bisa menjalankan tugas dengan lancar. Rata-rata keluhan hanya tensinya tinggi karena lelah, tapi setelah istirahat sebentar tensinya turun lagi dan tidak ada masalah kesehatan yang signifikan. Untuk warga terdampak asap pun sejauh ini tidak ada yang sampai dirujuk ke rumah sakit, hanya penanganan di Puskesmas," katanya meambahkan.

Dinkes Kota Surakarta memastikan layanan kesehatan dasar di Puskesmas sekitar TPA Putri Cempo tetap siaga melayani masyarakat maupun petugas apabila membutuhkan pemeriksaan medis lanjutan. (JK)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....