Manfaatkan Layanan Mba Desi Manis, Warga Solo Ramai Cek Desil dan Ajukan Bansos

  • 13 Sep 2026 12:24 WIB
  •  Surakarta

RRI.CO.ID, Surakarta – Warga Kota Surakarta ramai memanfaatkan layanan Mobile Bantuan Aktivasi IKD dan Desil (Mba Desi Manis) untuk mengecek dan memperbarui data desil serta mengajukan bantuan sosial. Dinas Sosial (Dinsos) Kota Surakarta menyebut tingginya minat masyarakat dipengaruhi rasa ingin tahu terhadap posisi desil setelah adanya penyesuaian data.

Kepala Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial Dinas Sosial Kota Surakarta, Haris Febriyanto Firdaus, mengatakan warga datang dengan sejumlah kebutuhan. Mulai dari mengecek desil, memperbarui data, hingga mengusulkan diri sebagai penerima bantuan sosial.

“Makanya warga ini banyak yang penasaran terkait apa itu desil dan apa itu bantuan sosial. Akhirnya banyak yang memang warga itu mengajukan cek desil, mengajukan pembaruan desil atau pembaruan DTSEN, lalu bagi mereka yang memang merasa sangat layak dan membutuhkan, mereka mengusulkan diri untuk mendapatkan bansos,” kata Haris.

Haris menjelaskan, meningkatnya perhatian masyarakat terhadap desil terjadi setelah adanya koreksi terhadap data yang dilakukan Kementerian Sosial dan BPS. Penyesuaian tersebut menyebabkan sejumlah warga mengalami perubahan posisi desil.

Menurutnya, warga yang berada di luar desil 1 hingga 4 dapat mengalami koreksi bantuan sosial. Bantuan yang tidak lagi sesuai dengan kriteria tersebut dapat dialihkan kepada warga yang dinilai lebih membutuhkan.

“Jadi, bagi warga yang desilnya di luar desil 1 sampai 4, bantuannya juga akan dikoreksi alias dialihkan kepada warga yang lebih membutuhkan,” ujar Haris.

Haris menegaskan, desil bukan data yang bersifat tetap karena diperbarui setiap tiga bulan. Perubahan tersebut menyesuaikan kondisi data dan hasil pemutakhiran yang dilakukan pemerintah.

Berdasarkan data pada dashboard Dinas Sosial Kota Surakarta, saat ini terdapat 15.177 kepala keluarga yang masuk dalam desil 1. Jumlah tersebut dapat berubah seiring dengan pembaruan data pada periode berikutnya.

“Kondisi saat ini desil 1 di Kota Surakarta ini ada 15.177 KK. Ini sekali lagi data kan per triwulan. Setiap triwulan ini bergerak,” ucapnya.

Haris meminta warga yang merasa posisi desilnya tidak sesuai dengan kondisi ekonomi sebenarnya untuk mengajukan pembaruan data. Pengajuan dapat dilakukan melalui kelurahan dengan membawa surat pengantar RT dan RW, fotokopi KK, foto rumah tampak depan, ruang tamu dan kamar mandi, serta ID pelanggan listrik.

“Bagi warga yang tidak benar-benar membutuhkan perubahan desil atau bantuan, kami mohon untuk tidak ikut ikutan. Karena bantuan ini, bantuan sosial ini memang untuk warga miskin” ujarnya.

Selain CFD, layanan MBA Desi Manis juga dibuka setiap Senin hingga Jumat di lima titik pelayanan di kecamatan. Masyarakat juga dapat melakukan pengecekan desil secara mandiri melalui laman resmi Cek Bansos Kementerian Sosial. (Reza)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....