Pemkot Surakarta Menggelar Salat Istisqa untuk Meminta Hujan Turun

  • 08 Sep 2026 04:48 WIB
  •  Surakarta

RRI.CO.ID, Surakarta - Pemerintah Kota (Pemkot) Surakarta menggelar salat Istisqa dan doa bersama warga serta jajaran ASN di area Plaza Balai Kota Surakarta pada Senin, 7 September 2026.

Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk ikhtiar spiritual untuk memohon hujan sekaligus memohon perlindungan dari berbagai ancaman bencana, mulai dari kebakaran lahan TPA Putri Cempo hingga kekeringan.

Di tengah dinamika penanganan bencana daerah maupun nasional, pelaksanaan ibadah ini menjadi simbol penyerahan diri dan tawakal masyarakat Surakarta. Wali Kota Surakarta, Respati Ardi, yang hadir langsung dalam kegiatan tersebut menegaskan pentingnya menyeimbangkan ikhtiar teknis di lapangan dengan pendekatan spiritual.

Dalam keterangannya di lokasi acara, Wali Kota Respati Ardi menyampaikan bahwa ajakan doa bersama ini bersifat terbuka bagi seluruh elemen masyarakat tanpa ada unsur paksaan.

"Melihat keprihatinan tentunya di Kota Solo dan di seluruh Indonesia terkait erupsi, kebakaran hutan, gempa di NTT, dan seluruh bencana-bencana yang ada. Kami menginisiasi untuk berdoa bersama untuk kebaikan kita. Salah satu ikhtiar sudah kita kerjakan, kita dalam bentuk tawakal menyerahkan diri kepada Sang Maha Pencipta," kata Respati Ardi.

Wali Kota juga mengajak masyarakat di wilayah lain untuk turut memanjatkan doa demi keselamatan bangsa dan pemulihan kondisi alam. Selain menggelar salat Istisqa, Pemkot Surakarta terus memantau dampak musim kemarau di wilayah Solo Raya.

Respati mengungkapkan, meskipun kondisi ketersediaan air di Kota Solo relatif terkendali, pihaknya berkomitmen mengulurkan bantuan ke kabupaten sekitar yang mengalami krisis air bersih setelah penanganan di TPA Putri Cempo rampung.

"Alhamdulillah, hari ini kami malah perhatian kepada kabupaten sekitar yang airnya sangat kurang. Jika nanti bencana di TPA Putri Cempo ini selesai, saya berkomitmen juga akan membantu kabupaten sekitar, terutama saudara-saudara kita di Solo Raya yang kekurangan air," katanya menambahkan.

Terkait upaya penanganan kebakaran TPA Putri Cempo sendiri, Pemkot Surakarta juga telah berkoordinasi secara intensif dengan BNPB dan BMKG untuk pengusulan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC).

Di samping itu, evaluasi menyeluruh terhadap sistem pengelolaan sampah dan mitigasi bencana di TPA Putri Cempo bakal segera dilakukan agar kejadian serupa tidak terulang kembali di masa depan. (JK)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....