Hari ke 2 Pemadaman TPA Putri Cempo, Helikopter Gencar Lakukan Water Bombing
- 05 Sep 2026 23:05 WIB
- Surakarta
RRI.CO.ID, Karanganyar - Operasi pemadaman udara (water bombing) untuk menanggulangi kebakaran di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Putri Cempo terus ditingkatkan pada hari kedua penanganan, Sabtu 5 September 2026. Tim gabungan dari Korpolairud Baharkam Polri bersama Polda Jawa Tengah menerjunkan helikopter guna mengguyur titik-titik api utama yang memicu kepulan asap pekat ke permukiman warga perbatasan.
Kapolres Karanganyar, AKBP Arman Sahti, menyampaikan, intensitas penyiraman dari udara terus digenjot setelah pada hari pertama operasi berhasil melangsungkan puluhan kali sorti penerbangan.
"Hari ini kami memasuki hari kedua pelaksanaan penyiraman di lokasi TPA Putri Cempo bersama dengan personel dari Korpolairud Baharkam Polri. Hari kemarin kita sudah melaksanakan kegiatan sebanyak 24 kali penyiraman melalui teknik water bombing, dan hari ini sudah dilaksanakan penyiraman sebanyak empat kali," ujar Kapolres Karanganyar, AKBP Arman Sahti, Sabtu September 2026.
AKBP Arman Sahti menjelaskan, Lapangan Desa Plesungan, Kecamatan Gondangrejo, difungsikan secara khusus sebagai titik landasan (helipad darurat) serta pusat pengisian ulang pasokan air selama operasi udara berlangsung. Dari hasil pemantauan udara terbaru yang dilakukan jajaran kepolisian, gumpalan asap tebal dan kobaran api di area TPA Putri Cempo dilaporkan mulai menunjukkan penurunan signifikan.
"Dari pantauan udara tadi, kita melihat situasi api sudah mulai berkurang. Nanti perkembangan selanjutnya kita akan melaksanakan penyiraman kembali secara berkala," kata Kapolres.
Selain mengerahkan armada pemadam udara, jajaran Polres Karanganyar bersama Polres Surakarta juga memperketat pengamanan dan pemantauan kawasan pemukiman penduduk. Sinergi dua wilayah kepolisian ini dilakukan mengingat lokasi dampaknya berada persis di perbatasan antara Kabupaten Karanganyar dan Kota Surakarta.
"Dari Polres Karanganyar bersama Polres Surakarta terus bekerja sama karena warga yang terdampak asap ini berada di Desa Plesungan, dengan jarak radius sekitar satu kilometer dari lokasi TPA Putri Cempo," kata AKBP Arman.
Kalakhar menyebut, sebagai langkah antisipasi terhadap keselamatan warga, petugas gabungan juga telah menyiagakan fasilitas evakuasi sementara bagi masyarakat yang terpapar racun asap pada malam hari.
"Tadi malam kita sudah mendirikan posko untuk para pengungsi yang terdampak asap di sekitar lokasi ini. Tadi pagi sebagian warga sudah kembali ke rumah masing-masing karena situasi membaik, namun seluruh personel tetap disiagakan di lapangan," ujarnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....