Skema Posko Darurat Plesungan, BPBD Karanganyar Siapkan Tenda Darurat
- 05 Sep 2026 23:04 WIB
- Surakarta
RRI.CO.ID, Karanganyar - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Karanganyar menyusun skema relokasi posko pengungsian bagi warga terdampak asap kebakaran Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Putri Cempo.
Pemanfaatan Gedung Olahraga (GOR) Universitas Tunas Pembangunan (UTP) Surakarta di Desa Plesungan, Kecamatan Gondangrejo, dipastikan bersifat sementara dan terhitung hingga Selasa mendatang lantaran gedung akan dipergunakan untuk agenda wisuda kampus.
Pelaksana Harian (Kalakhar) BPBD Karanganyar, Sugiharjo, membeberkan, skema pengungsian saat ini dirancang secara tentatif menyesuaikan arah hembusan angin yang membawa kepulan asap pekat ke permukiman warga Dusun Sulurejo dan sekitarnya.
"Pengungsian di sini sifatnya tentatif. Kalau misalnya asap tidak mengarah ke utara, sebagian warga ada yang pulang, nanti kalau kembali pekat akan balik lagi ke sini. Kita izin pemanfaatan GOR UTP sampai hari Selasa karena Rabu dipakai wisuda. Antisipasi terburuk nanti kita pasang tenda di lapangan tenis seberang yang berpagar agar lebih aman bagi anak-anak," ujar Kalakhar BPBD Karanganyar, Sugiharjo, Sabtu 5 September 2026.
Sugiharjo menjelaskan, area lapangan tenis terbuka berpagar di seberang gedung GOR menjadi opsi paling ideal dan strategis. Lokasi tersebut dipilih karena jaraknya hanya berkisar 500 hingga 700 meter dari permukiman warga RT 08 RW 09 Dusun Sulurejo yang terdampak paling parah.
"Lokasi di sini dekat dengan warga, dekat dengan RT dan RW. Lapangan tenis di seberang juga aman karena ada pagarnya, jadi anak-anak apabila bermain dan beraktivitas di sekitar posko bisa lebih terlindungi dan terpantau," ujar Kalakhar.
Selama masa tanggap darurat berlangsung, BPBD Karanganyar bersama jajaran Muspika Gondangrejo, Dinas Kesehatan, serta jajaran relawan menjamin seluruh fasilitas dasar pengungsi terpenuhi secara optimal. Fasilitas yang disiagakan meliputi kasur lipat, pemenuhan logistik pangan tiga kali sehari, sarana MCK, hingga layanan posko kesehatan bergerak.
Selain itu, satu unit armada ambulans disiagakan penuh selama 24 jam nonstop di lokasi pengungsian guna mengantisipasi kegawatdaruratan medis. Tim medis bahkan telah menindaklanjuti evakuasi rujukan satu warga lansia yang mengalami sesak napas berat menuju Puskesmas Karyoso Gondangrejo setelah ditinjau langsung oleh Bupati Karanganyar.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....