DLH Solo Fokuskan Operasi Water Bombing TPA Putri Cempo Ke Arah Zona B
- 05 Sep 2026 16:53 WIB
- Surakarta
RRI.CO.ID, Surakarta – Penanganan musibah kebakaran di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Putri Cempo terus dioptimalkan oleh tim gabungan.
Memasuki hari lanjutan pada Sabtu, 5 September 2026, operasi pemadaman kini mengarahkan fokus baru melalui skema udara maupun darat.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Solo, Herwin Tri Nugroho, mengatakan pengerahan armada Pemadam Kebakaran sepanjang malam sebelumnya telah memberikan hasil signifikan.
Titik api yang terpantau pada zona C dan zona D kini sudah jauh berkurang dari kondisi awal.
"Kita tadi malam tim damkar fokus di zona C dan zona D, sehingga hari ini terlihat titik api di zona C dan zona D jauh berkurang. Hari ini akan diteruskan mengikuti arah angin yang memang dari pagi ini menuju dari selatan ke utara," kata Herwin saat ditemui di TPA Putri Cempo, Sabtu, 5 September 2026.
Untuk operasi dari jalur udara, skenario pengeboman air atau water bombing pada hari ini akan dialihkan secara penuh menuju area zona B di sisi timur TPA.
Keputusan strategis ini diambil lantaran tim darat kesulitan menjangkau lokasi tersebut akibat tidak tersedianya akses jalan bagi armada pemadam kebakaran.
"Dari hasil evaluasi water bombing hari pertama, blok C sudah tertangani. Karena ada SUTET memang ini menjadi tantangan tersendiri bagi water bombing sehingga airnya belum bisa lebih rendah lagi. Hari ini akan fokus di zona B yang diharapkan bisa mendekat ke lokasi tanpa terhalang instalasi kabel," ujar Herwin.
Adapun operasi water bombing tersebut masih mengandalkan satu unit armada helikopter bantuan dari jajaran Polda Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).
Meski belum ada penambahan helikopter, luas sebaran api secara keseluruhan saat ini diklaim sudah jauh berkurang dibandingkan hari-hari sebelumnya.
Terkait aktivitas pembuangan sampah rumah tangga, DLH Kota Solo masih memberlakukan pembatasan di kawasan TPA Putri Cempo.
Prioritas akses masuk gerbang utama sejauh ini hanya diberikan untuk mobilitas armada pemadam kebakaran, sebelum nantinya secara bertahap dibuka bagi truk sampah kelurahan pada siang hari. (Dania)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....