PMI Boyolali Salurkan 81 Tangki Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan

  • 04 Sep 2026 13:51 WIB
  •  Surakarta

RRI.CO.ID, Boyolali - Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Boyolali memperingati HUT ke-81 dengan aksi sosial berupa penyaluran bantuan air bersih bagi masyarakat yang terdampak kekeringan. Sebanyak 81 tangki air bersih disiapkan untuk disalurkan ke sejumlah wilayah yang mengalami krisis air.

Bupati Boyolali Agus Irawan melepas langsung keberangkatan 81 tangki air bersih tersebut dari halaman Kantor Bupati Boyolali, Kamis 3 September 2026. Kegiatan tersebut turut dihadiri jajaran Forkopimda, Sekretaris Daerah Boyolali, M. Syawalludin, serta Ketua PMI Kabupaten Boyolali Sunarno.

Bupati Agus mengapresiasi langkah PMI Boyolali yang memilih kegiatan sosial sebagai bagian dari peringatan hari jadinya. Menurutnya, penyaluran air bersih merupakan bentuk nyata semangat kemanusiaan karena air menjadi salah satu kebutuhan dasar masyarakat.

Boyolali memiliki enam kecamatan yang menjadi wilayah prioritas terdampak kekeringan, yakni Musuk, Tamansari, Wonosegoro, Wonosamodro, Juwangi, dan Klego.

"Warga masyarakat Kabupaten Boyolali tentunya mengucapkan terima kasih kepada PMI beserta seluruh jajaran. Kita tahu bahwa saat ini kondisi kemarau yang cukup panjang, saudara-saudara kita yang ada di beberapa kecamatan masih membutuhkan air bersih. Semoga dengan upaya kita bersama ini akan membawa berkah barakah bagi kita semuanya," ujar Agus Irawan.

Pada penyaluran kali ini, bantuan air bersih ditujukan ke sejumlah desa. Di Kecamatan Musuk, bantuan disalurkan ke Desa Cluntang. Sementara di Kecamatan Tamansari meliputi Desa Jemowo, Sangup, Lampar, dan Dragan.

Selanjutnya, bantuan diberikan kepada Desa Gunungsari, Bercak, Bengle, dan Garangan di Kecamatan Wonosamodro. Di Kecamatan Wonosegoro, bantuan menyasar Desa Bojong dan Kauman. Sedangkan di Kecamatan Juwangi, bantuan disalurkan ke Desa Sambeng, Ngaren, Krobokan, dan Kalimati.

Bupati berharap semangat kemanusiaan yang ditunjukkan PMI bersama seluruh pihak dapat terus dipertahankan dan ditingkatkan, khususnya dalam membantu masyarakat yang menghadapi dampak kemarau panjang. (Kis/JK)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....