Enam Tahun Berdiri, MPP Jenderal Sudirman Kini Miliki 27 Gerai Layanan

  • 02 Sep 2026 16:51 WIB
  •  Surakarta

RRI.CO.ID, Surakarta – Mall Pelayanan Publik (MPP) Jenderal Sudirman Kota Surakarta memasuki usia enam tahun dengan menyediakan 27 gerai layanan dari berbagai instansi. Selama perkembangannya, MPP terus melakukan pembenahan, termasuk melalui integrasi sistem antrean dan penguatan kolaborasi antarinstansi.

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Surakarta, Andrianisa Santi, mengatakan 27 gerai tersebut berasal dari perangkat daerah, instansi vertikal, BUMN, BUMD, hingga pihak swasta. Keberadaan berbagai layanan itu memungkinkan masyarakat mengakses sejumlah kebutuhan dalam satu lokasi.

“Selama enam tahun penyelenggaraan ini, MPP terus berkembang dengan berbagai jenis layanan dalam memberikan akses pelayanan kepada masyarakat,” katanya, Selasa 1 September 2026.

Ia menjelaskan salah satu perubahan yang dilakukan selama enam tahun penyelenggaraan MPP adalah pengembangan sistem antrean. Pada awal berdiri, masing-masing gerai memiliki sistem antrean sendiri sehingga masyarakat harus menyesuaikan dengan mekanisme pelayanan setiap instansi.

Pengelola kemudian mengembangkan sistem antrean yang lebih terintegrasi melalui aplikasi Ringkes. Melalui sistem tersebut, masyarakat dapat melakukan antrean secara daring, sementara warga yang datang langsung tetap mendapatkan akses pelayanan.

Selain memudahkan masyarakat, sistem tersebut juga membantu pengelola memantau kesiapan petugas di setiap loket. Petugas melakukan presensi dan mengaktifkan status layanan sehingga masyarakat dapat mengetahui kesiapan pelayanan.

Andrianisa mengatakan masyarakat masih membutuhkan pelayanan tatap muka meskipun informasi dan sejumlah prosedur telah tersedia secara digital. Sejumlah warga tetap datang langsung karena ingin berkomunikasi dengan petugas dan memastikan informasi yang diterima.

“Selama enam tahun penyelenggaraan ini, MPP terus berkembang dengan berbagai jenis layanan dalam memberikan akses pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kota Surakarta, Budi Murtono menilai perkembangan jumlah layanan harus diimbangi dengan peningkatan kualitas pengalaman masyarakat. Pemerintah perlu memastikan masyarakat memperoleh pelayanan yang mudah, cepat, pasti, ramah, dan selesai.

“Pada akhirnya masyarakat mungkin tidak akan mengingat berapa banyak loket yang kita miliki atau berapa banyak aplikasi yang kita buat. Tetapi masyarakat akan mengingat ketika mereka membutuhkan pemerintah, apakah pemerintah hadir untuk membantu mereka atau tidak?” kata Budi.

Dalam peringatan HUT ke-6 tersebut, Pemerintah Kota Surakarta juga memberikan penghargaan kepada Perumda Air Minum Toya Wening Kota Surakarta dan Kantor Imigrasi Kelas I TPI Surakarta. Penghargaan tersebut diharapkan menjadi motivasi bagi seluruh instansi untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. (Reza)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....