Musim Kemarau, Pasokan Air 80 Ribu Pelanggan PUDAM Karanganyar Dipastikan Aman

  • 30 Agt 2026 23:21 WIB
  •  Surakarta

RRI.CO.ID, Karanganyar - Pasokan air bersih untuk sekitar 80.000 pelanggan PUDAM Tirta Lawu Karanganyar dipastikan masih aman dan belum terdampak musim kemarau. Direktur Utama PUDAM Tirta Lawu Karanganyar, Agung Wibisono, menegaskan kapasitas produksi dari sumber air lereng Gunung Lawu masih mencukupi kebutuhan masyarakat meski langkah antisipasi tetap disiagakan.

Agung menjelaskan penurunan debit sumber air di lereng Gunung Lawu sejauh ini masih tergolong sedikit, sehingga pelayanan kepada pelanggan di seluruh wilayah Karanganyar tetap berjalan normal.

Ia menambahkan, optimasi sarana pendukung terus dilakukan dengan memaksimalkan operasional Instalasi Pengolahan Air (IPA) serta sumur dalam di 17 titik lokasi.

"PDAM sendiri untuk saat ini di Karanganyar masih belum mengalami dampak untuk kekeringannya. Masalahnya debit kami yang ada di lereng Gunung Lawu untuk penurunan masih sedikit. Masih mampu untuk melayani pelanggan-pelanggan kami yang ada di Kabupaten Karanganyar," kata Direktur Utama PUDAM Tirta Lawu Karanganyar, Agung Wibisono, Minggu 30 Agustus 2026.

Sebagai langkah antisipasi darurat jika kekeringan memburuk, PUDAM Tirta Lawu siap menyalurkan bantuan dropping air bersih melalui koordinasi bersama BPBD Karanganyar maupun pemerintah desa setempat.

Agung menyebut PUDAM memiliki kapasitas pengiriman hingga 10 tangki air bersih per hari tergantung jarak tempuh di lapangan.

"Kita akan koordinasi dengan bagian-bagian terkait seperti BPBD, mungkin Pak Lurah. Waktu di PDAM melayani tempat di situ kita akan layani," ujarnya.

Di sisi lain, Agung mengklarifikasi aktivitas penyaluran tangki air bersih yang dilakukan hari ini bukan dipicu oleh krisis kekeringan, melainkan akibat adanya pipa bocor terkena alat berat saat pekerjaan pelebaran jalan di Jalan Lawu.

Pihaknya menerjunkan dua tangki air bersih untuk menyuplai pasokan sementara bagi warga terdampak di wilayah Kadipiro dan Tegalasri sembari mengoptimalkan perbaikan pipa agar rampung pada sore hari.

"Hari ini kita ada kerusakan pipa kita yang ada di Jalan Lawu pengaruh pelebaran jalan dari pertigaan Bejen ke timur. Hari ini kita dropping dua tangki ke wilayah Kadipiro sama Tegalasri. Kita optimalkan hari ini perbaikan selesai," katanya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....