Bupati Buleleng Harapkan Harmonisasi Warga Bali dan Karanganyar
- 29 Agt 2026 14:56 WIB
- Surakarta
RRI.CO.ID, Karanganyar - Bupati Buleleng I Nyoman Sutjidra menghadiri persembahyangan bersama warga Pasemetonan Pasek Sebali di Pura Petilasan Ki Ageng Pemacekan, Kecamatan Karangpandan, Kabupaten Karanganyar, Sabtu 29 Agustus 2026. Momentum ritual keagamaan tahunan tersebut menjadi sarana mempererat tali silaturahmi serta merawat keharmonisan antara warga Bali dan masyarakat Karanganyar.
Bupati Buleleng, I Nyoman Sutjidra, mengapresiasi penerimaan terbuka dari warga lokal Karanganyar terhadap rombongan peziarah dan para pemimpin agama Pasek asal Bali Utara.
Nyoman Sutjidra berharap hubungan persaudaraan lintas daerah yang telah terjalin baik ini dapat terus dijaga secara harmonis.
"Semoga ke depan dari silaturahmi dengan warga kami dari Bali, kemudian dari Karanganyar ini bisa menjalin hubungan yang tetap harmonis," kata Bupati Buleleng, I Nyoman Sutjidra.
Disisi lain, Nyoman Sutjidra menegaskan pentingnya memohon restu spiritual kepada para leluhur agar seluruh masyarakat senantiasa dituntun ke arah kebaikan.
"Sudah barang tentu kita memohon kepada leluhur Ki Ageng Pemacekan agar memberikan restu dan sinar sucinya, agar kita sebagai warganya tetap diberikan jalan ke arah yang lebih baik dan benar," ujar Nyoman Sutjidra.
Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Disparpora) Karanganyar, Yoppi Eko Jatiwibowo, menyampaikan Pemerintah Kabupaten Karanganyar menyambut hangat dan mengapresiasi keberlanjutan tradisi keagamaan umat Hindu di lereng Gunung Lawu.
"Pak Bupati perintah saya sama Pak Camat Karanganyar untuk ikut hadir mangayubagya kegiatan hari ini. Kita menyambut baik dan berterima kasih umat Hindu dari Bali melestarikan kegiatan keagamaannya di sini," kata Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Disparpora) Karanganyar, Yoppi Eko Jatiwibowo.
Yoppi menjelaskan, ke depan Pemkab Karanganyar akan mematangkan kesiapan pelayanan dengan mempelajari pola pengelolaan di Bali serta mengembangkan kultur warga lokal agar menjadi tuan rumah yang ramah.
"Kemarin kan Pak Bupati sudah belajar ke Puri Ubud. Bagaimana kami Karanganyar bisa melayani dengan baik umat Hindu yang dari Bali datang ke Karanganyar. Lah, ini nanti akan kita kembangkan terutama kulturnya. Warga sekitar sini, warga sekitar Candi Ceto, Candi Sukuh, bagaimana mereka memahami kultur ibadah di umat Hindu, mereka bisa menyesuaikan sebagai tuan rumah yang baik," ujar Yoppi.
Selain penyiapan kultur masyarakat, Yoppi menambahkan pihaknya bersama pemerintah kecamatan dan desa juga memprogramkan pembenahan sarana prasarana penunjang, khususnya pelebaran jalan akses masuk bus peziarah.
"Yang kedua sarprasnya. Mereka sudah punya tanah luas di samping pura tapi akses masuknya belum. Sementara ini kan bus 10 bus, 15 bus kan di pinggir jalan. Nah, ini nanti Pak Camat akan berembuk dengan Pak Lurah Karangpandan, Pak Lurah Salam bagaimana kita upayakan biar busnya bisa masuk sampai ke area parkirnya Pura Pamajekan," ujarnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....