Kota Kreatif Dorong Ekonomi Masyarakat
- 29 Agt 2026 12:16 WIB
- Surakarta
RRI.CO.ID, SURAKARTA – Kota kreatif dapat menjadi strategi pengembangan ekonomi kota sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Konsep ini menempatkan kreativitas, inovasi, dan potensi masyarakat sebagai penggerak pembangunan kota.
Hal tersebut disampaikan Prof. Ir. Winny Astuti, M.Sc., Ph.D., Anggota Dewan Profesor UNS. Pembahasan berlangsung dalam program Obrolan Siang RRI Surakarta, Kamis, 27 Agustus 2026. Winny mengatakan kota kreatif tidak sekadar identik dengan banyaknya kegiatan seni dan budaya.
“Kota kreatif itu konsep pembangunan perkotaan yang menjadikan kreativitas sebagai motor penggerak utama pertumbuhan ekonomi,” katanya.
Menurut Winny perubahan lingkungan dan keterbatasan sumber daya membuat kreativitas semakin penting. Teknologi informasi dan digitalisasi juga membuka peluang baru dalam pengembangan ekonomi kreatif.
Surakarta dinilai memiliki potensi besar dalam berbagai subsektor ekonomi kreatif. Seni pertunjukan dan kuliner menjadi sektor yang dinilai paling berkembang di kota tersebut.
Winny menyebut berbagai kegiatan budaya Solo mampu menarik wisatawan domestik maupun internasional. Kegiatan tersebut kemudian menciptakan aktivitas ekonomi baru bagi masyarakat sekitar.
Pengembangan kawasan kreatif juga dapat melibatkan masyarakat secara langsung. Mereka dapat berperan sebagai pengrajin, pelaku usaha, penyedia penginapan, hingga pengelola usaha pendukung wisata.
Winny mengatakan ekosistem kota kreatif membutuhkan tiga unsur yang saling mendukung. Ketiganya meliputi pelaku kreatif, lingkungan pendukung, dan berbagai pihak yang terlibat dalam pengembangannya.
Kolaborasi pemerintah, pengusaha, akademisi, dan masyarakat menjadi bagian penting dalam membangun ekosistem tersebut. Pengembangan Jayengan Kampung Permata menjadi salah satu contoh keterlibatan akademisi dalam penguatan potensi lokal.
Surakarta juga telah bergabung dalam UNESCO Creative Cities Network sejak 2023. Jaringan tersebut membuka peluang kerja sama, pertukaran pengetahuan, serta promosi potensi kreatif antarkota.
Winny mengatakan manfaat kota kreatif dapat dilihat melalui peningkatan pendapatan dan aktivitas masyarakat. “Bisa dilihat dari omzet, penghasilan rata-rata, kemudian juga keindahan kota,” ujar Winny.
Menurut Winny, kota kreatif tidak boleh hanya mengejar citra atau kunjungan wisata. “Kreativitas yang tumbuh di Kota Solo tidak hanya membuat kota semakin dikenal, tapi meningkatkan kesejahteraan masyarakatnya,” ucap Winny. (CA)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....