Hadiri Pembukaan Pameran UMKM di Provinsi Jateng, Astrid Apresiasi Penyelenggara

  • 27 Agt 2026 19:23 WIB
  •  Surakarta

RRI.CO.ID, Surakarta - Wakil Wali Kota Surakarta, Astrid Widayani, mengapresiasi penyelenggaraan pameran UMKM dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Provinsi Jawa Tengah pada Kamis, 20 Agustus 2026 di halaman Kantor Gubernur dan DPRD Jawa Tengah, Semarang.

Menurutnya, pameran lintas daerah seperti ini menjadi ruang penting bagi pelaku UMKM untuk memperluas pasar sekaligus memperkenalkan potensi dan karakter unggulan masing-masing daerah.

“Pameran seperti ini sangat baik karena mempertemukan berbagai potensi UMKM dari daerah-daerah di Jawa Tengah. Ini bukan hanya soal transaksi, tetapi juga bagaimana kita saling mengenalkan produk, budaya, kreativitas, dan membuka peluang kolaborasi,” kata Astrid Widayani.

Astrid juga menyempatkan langsung meninjau sejumlah stand UMKM yang ada. Dirinya melihat berbagai produk yang ditampilkan, termasuk stan dari daerah lain, sekaligus berdialog dengan para pelaku UMKM mengenai produk, proses produksi, hingga potensi pengembangannya.

Dalam pameran UMKM ini, Kota Surakarta turut ambil bagian dalam pameran tersebut dengan menampilkan sejumlah potensi unggulan, mulai dari Sanggar Seni Gogon, produk batik, hingga kuliner khas Solo seperti tengkleng dan nasi liwet.

Kehadiran berbagai produk tersebut menjadi bagian dari upaya memperkenalkan identitas budaya dan ekonomi kreatif Kota Solo kepada masyarakat dari berbagai daerah.

Keikutsertaan Solo dalam pameran tersebut dikatakan Astrid Widayani bisa menjadi kesempatan untuk menunjukkan bahwa kekuatan UMKM tidak hanya terletak pada produknya, tetapi juga pada cerita, budaya, dan kreativitas yang menyertainya.

“Solo punya banyak kekuatan yang bisa kita tampilkan. Batik, kuliner, seni dan budaya semuanya memiliki nilai ekonomi sekaligus menjadi identitas kota. Ini yang harus terus kita dorong agar UMKM Solo semakin dikenal dan naik kelas,” katanya menambahkan.

Rangkaian peringatan HUT ke-81 Jawa Tengah dengan tema “Wolung Puluh Siji, Gumregut Nyawiji” diikuti lebih dari 100 tenant UMKM dari berbagai daerah di Jawa Tengah. Produk yang dipamerkan meliputi makanan dan minuman, kerajinan, fesyen, serta berbagai produk kreatif lainnya.

Pameran juga melibatkan pelaku UMKM dari sejumlah provinsi lain, di antaranya Jawa Timur, Sumatera Barat, Banten, dan Lampung. Selain UMKM, terdapat pula pameran program yang diikuti OPD Pemprov Jateng, BUMD/BUMN, swasta, lembaga lainnya, serta provinsi mitra yang telah menjalin kerja sama dengan Jawa Tengah.

Sementara itu, Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi mengatakan UMKM merupakan urat nadi perekonomian daerah. Saat ini terdapat hampir 4,8 juta UMKM yang tersebar di 35 kabupaten/kota di Jawa Tengah

Pembinaan dilakukan melalui berbagai aspek, mulai dari akses permodalan, pemasaran hingga penguatan kemasan. Pada Triwulan I 2026, Dinas Koperasi dan UKM Jawa Tengah tercatat membina 199.781 UMKM, meningkat 1.001 UMKM dibandingkan tahun sebelumnya. UMKM binaan tersebut mampu menyerap sekitar 1,38 juta tenaga kerja. (JK)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....