Evakuasi KA Malabar Tuntas, Perjalanan Kereta Kembali Lancar

  • 27 Agt 2026 16:28 WIB
  •  Surakarta

RRI.CO.ID, Wonogiri - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 6 Yogyakarta memastikan perjalanan kereta api kembali berjalan lancar setelah proses evakuasi KA 68 Malabar yang mengalami gangguan akibat tertemper truk di JPL 295 Klaten.

Peristiwa tersebut terjadi pada Kamis 27 Agustus 2026 sekitar pukul 01.25 WIB. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu.

Petugas KAI Daop 6 Yogyakarta langsung melakukan penanganan dan evakuasi lokomotif KA Malabar relasi Bandung-Malang. Setelah proses evakuasi berhasil, KA Malabar dapat kembali melanjutkan perjalanan menggunakan lokomotif pengganti pada pukul 06.01 WIB.

Manager Humas Daop 6 Yogyakarta Feni Novida Saragih mengatakan, penanganan dilakukan secara cepat agar gangguan perjalanan tidak berlangsung lebih lama.

“Kami menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan pelanggan karena kondisi ini,” ujarnya.

Menurut Feni, tim KAI bergerak cepat melakukan evakuasi rangkaian KA Malabar sekaligus memperbaiki jalur yang terdampak. Dengan langkah tersebut, perjalanan kereta api secara bertahap kembali normal.

“Service Recovery telah diberikan kepada penumpang yang terdampak sesuai prosedur yang berlaku,” ucapnya.

Gangguan perjalanan KA Malabar tersebut berdampak pada sejumlah perjalanan kereta api lainnya. KA yang mengalami keterlambatan antara lain KA Gajayana 20 menit, Lodaya 5 menit, Mutiara Selatan 10 menit, Argo Lawu 65 menit, Madiun Jaya 20 menit, Malabar 289 menit, Manahan 14 menit, Singasari 33 menit, Commuter Line Yogyakarta-Palur 85 menit dan 46 menit, Malioboro Ekspres Klaten 10 menit, KA 2601 125 menit, Joglosemarkerto 11 menit, serta Commuter Line Palur-Yogyakarta 14 menit.

Feni mengatakan, KAI memberikan layanan pemulihan kepada pelanggan yang terdampak keterlambatan. Bentuknya disesuaikan dengan durasi keterlambatan, mulai dari minuman dan makanan ringan hingga makanan berat.

“Sebagai bentuk tanggung jawab, KAI telah menyediakan service recovery bagi pelanggan yang terdampak keterlambatan perjalanan,” katanya.

KAI mengimbau pelanggan yang terdampak untuk memantau perkembangan perjalanan melalui aplikasi Access by KAI, situs resmi KAI, maupun Contact Center 121.

Di sisi lain, KAI kembali mengingatkan pengguna jalan agar meningkatkan kewaspadaan ketika melintasi perlintasan sebidang. Pengguna jalan diminta mendahulukan perjalanan kereta api dan mematuhi aturan keselamatan di perlintasan.

KAI juga menyampaikan apresiasi kepada para pelanggan atas kesabaran selama proses penanganan gangguan perjalanan berlangsung. (Ril/Ase)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....