AIA Silabus Sasar Mahasiswa, Cetak Duta Literasi Keuangan Generasi Muda

  • 26 Agt 2026 23:03 WIB
  •  Surakarta

RRI.CO.ID, Surakarta - Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) 2026 yang dirilis OJK, LPS, dan BPS mencatat fenomena yang cukup timpang di kalangan pelajar dan mahasiswa. Tingkat akses atau inklusi keuangan kelompok ini sudah sangat tinggi mencapai 92,76 persen, namun indeks literasi atau pemahaman keuangannya masih berada di angka 62,72 persen—di bawah rata-rata nasional sebesar 69,57 persen.

Menanggapi celah bahaya hingga 30 persen antara tingginya akses dan rendahnya pemahaman tersebut, PT AIA FINANCIAL (AIA) memboyong bus edukasi AIA SILABUS untuk menggelar program edukasi keuangan. Kegiatan yang diikuti lebih dari 150 mahasiswa ini tidak hanya membekali manajemen risiko keuangan, tetapi juga mengajak peserta aktif menjadi Duta Literasi Keuangan.

Head of Corporate Communication AIA, Lia Merdekawaty, menyoroti pentingnya mahasiswa memahami cara mengelola anggaran dan berproteksi agar tidak terjebak risiko finansial di masa depan. Melalui skema Duta Literasi, mahasiswa ditargetkan membagikan kembali pemahaman finansialnya kepada keluarga, teman, dan komunitas terdekat.

"Di AIA, kami percaya bahwa kesehatan finansial merupakan bagian penting dari hidup yang lebih sehat, lebih lama, lebih baik. Melalui program AIA SILABUS, kami ingin membekali generasi muda dengan pemahaman dan keterampilan dasar dalam mengelola keuangan secara bijak sejak dini. Mahasiswa saat ini akan menjadi penggerak ekonomi di masa depan, sehingga penting bagi mereka untuk memahami cara mengatur anggaran, memahami risiko keuangan dan membangun kebiasaan berproteksi," kata Head of Corporate Communication AIA, Lia Merdekawaty, dalam pers rilis yang diterima RRI, Rabu 26 Agustus 2026.

"Selain memberikan literasi keuangan, kami juga mengajak mahasiswa berpartisipasi sebagai Duta Literasi, untuk menginspirasi lingkungan terdekatnya tentang pentingnya pengelolaan finansial yang baik dan bertanggung jawab."

Untuk membekali para mahasiswa, Certified Financial Planner Olivia Louise turut memberikan edukasi langsung mengenai dasar perencanaan finansial dan manajemen risiko keuangan digital. Aktivitas edukasi peer-to-peer oleh Duta Literasi ini nantinya akan dilaporkan dan dinilai untuk memilih duta paling aktif guna memperluas dampak literasi di masyarakat.

Olivia menegaskan kebiasaan mengelola uang harus dibangun sejak masa perkuliahan, tanpa harus menunggu sampai memiliki penghasilan tetap.

"Banyak mahasiswa merasa perencanaan keuangan baru diperlukan ketika sudah memiliki penghasilan tetap. Padahal kebiasaan finansial dapat dibangun sejak sekarang, berapa pun uang yang dimiliki, mulai dari mencatat pengeluaran, membedakan kebutuhan dan keinginan, hingga menyisihkan dana secara konsisten. Langkah sederhana itu yang membuat mahasiswa lebih siap mengambil keputusan finansial ke depan," ujar Certified Financial Planner, Olivia Louise.

Acara yang dikemas menarik melalui workshop, kuis interaktif, permainan bertema finansial, hingga hiburan musik dari Meiska ini menegaskan komitmen AIA dalam mendukung agenda OJK. Melalui perpaduan edukasi langsung dan aksi para Duta Literasi, AIA optimistis indeks literasi keuangan generasi muda dapat terus ditingkatkan secara berkelanjutan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....