Respati Ajak Warga Tingkatkan Literasi Keuangan Cegah Penipuan Online

  • 27 Jun 2026 14:45 WIB
  •  Surakarta

RRI.CO.ID, Surakarta - Wali Kota Surakarta, Respati Ardi, mendorong masyarakat meningkatkan literasi keuangan untuk mencegah maraknya penipuan online, pinjaman online ilegal, hingga judi online. Hal tersebut disampaikan saat ditemui di Balai Kota Surakarta, Jumat, 26 Juni 2026.

Respati mengatakan kemampuan mengelola keuangan harus menjadi keterampilan dasar yang dimiliki setiap masyarakat. Menurutnya, perkembangan teknologi digital menghadirkan berbagai kemudahan, tetapi juga memunculkan risiko kejahatan keuangan yang perlu diwaspadai.

"Literasi keuangan penting sekali, masyarakat kita harus memahami tentang literasi keuangan karena bahaya sekali banyak scam, banyak penipuan online dan ancaman judol itu nyata. Mari kita perang judol dan hati-hati penipuan," ujar Respati.

Ia menjelaskan, berdasarkan Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan Tahun 2025, tingkat literasi keuangan masyarakat Indonesia mencapai 66,5 persen, sedangkan tingkat inklusi keuangan sebesar 80,51 persen. Data tersebut menunjukkan masih terdapat kesenjangan antara penggunaan layanan keuangan dan pemahaman masyarakat terhadap manfaat serta risikonya.

Menurut Respati, Bulan Literasi Keuangan 2026 menjadi momentum penting untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pengelolaan keuangan yang sehat. Selain itu, masyarakat juga perlu memahami penggunaan layanan keuangan digital secara aman dan bijak.

Respati mengapresiasi OJK, Bank Indonesia, Forum Komunikasi Industri Jasa Keuangan Solo Raya, serta seluruh pihak yang telah berkolaborasi menyelenggarakan kegiatan tersebut. Menurutnya, edukasi keuangan perlu dikemas secara kreatif dan inklusif agar dapat menjangkau lebih banyak masyarakat, khususnya generasi muda.

"Semangat hidup sehat yang diwujudkan melalui olahraga harus berjalan seiring dengan semangat menjaga kesehatan finansial. Sebab masyarakat yang sehat secara fisik dan sehat secara finansial merupakan pondasi penting bagi terwujudnya pembangunan yang berkelanjutan," katanya.

Melalui kegiatan tersebut, Pemerintah Kota Surakarta berharap masyarakat semakin memahami pentingnya literasi keuangan sehingga mampu terhindar dari berbagai bentuk kejahatan keuangan digital dan dapat mengambil keputusan keuangan secara bijak. (Reza)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....