CSAR Salurkan 40.000 Liter Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan di Sragen

  • 25 Agt 2026 14:18 WIB
  •  Surakarta

RRI.CO.ID, Sragen - Kemarau panjang yang melanda wilayah utara Bengawan Solo menyebabkan krisis air bersih di Kabupaten Sragen. Selama lima bulan terakhir, sumur-sumur warga di Kecamatan Mondokan, Sukodono, Gesi, Tangen, hingga Jenar dilaporkan mengering.

Merespons kondisi tersebut, komunitas sosial Cah Sragen Anak Rantau (CSAR) mendistribusikan lima tangki air bersih berkapasitas masing-masing 8.000 liter untuk warga di Kecamatan Tangen, Selasa 25 Agustus.

Camat Tangen, Supriyadi, mengapresiasi aksi kemanusiaan yang dilakukan oleh para perantau asal Sragen tersebut. Menurutnya, bantuan ini sangat berarti untuk memulihkan akses air bersih masyarakat. "Tentu warga utara Bengawan terbantu dan sangat berterima kasih atas bantuan ini," kata Supriyadi.

Koordinator Wilayah CSAR KAMHAL, Roy Samudra, menyatakan kegiatan ini merupakan wujud kepedulian anggota komunitas terhadap kampung halaman.

"Melihat kondisi saudara-saudara kami yang sangat membutuhkan air bersih, kami tergerak untuk mengirimkan lima tangki air bersih," ujar Roy di sela-sela penyerahan bantuan.

Ia merinci, bantuan disalurkan ke tiga titik lokasi, yaitu; Desa Denanyar (Dukuh Pule): 1 tangki, Desa Sigit (Dukuh Keyongan): 1 tangki dan Desa Ngrombo (Dukuh Sanggrahan): 3 tangki.

Roy menambahkan, CSAR yang berdiri sejak 2013 di bawah kepemimpinan Ketua Umum Sugino dan Sekjen Pariyo H. rutin menggelar bakti sosial serupa tiap tahun di wilayah Tangen dan Jenar.

"Tahun ini kami bantu lima tangki, dan insyaallah akan kami agendakan lagi. Kami di lapangan tinggal menunggu instruksi dari pimpinan," ucapnya.

Mengusung tema "Guyub Rukun lan Nyawiji demi Bumi Sukowati", kedatangan armada tangki air di Dukuh Sanggrahan RT 03, Desa Ngrombo, disukai warga setempat. Warga mengantre membawa jeriken dan ember untuk menampung air di penampungan darurat berbasis terpal.

Salah satu warga Dukuh Sanggrahan, Farida (32), mengaku daerahnya telah mengalami kekeringan selama dua bulan. Ia mengapresiasi alokasi air bersih dari CSAR maupun pihak penanggulangan bencana daerah.

"Alhamdulillah, bantuan air bersih dari CSAR ini sangat meringankan beban kami. Matur nuwun," kata Farida.

Senada dengan Farida, Mbah Sukatmi (71), warga Sanggrahan RT 03B, menyebut air bersih di wadah terpal tersebut akan dibagikan merata kepada seluruh warga desa. MI

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....