Peringatan Maulid Nabi ala SD Muhammadiyah 1 Solo
- 24 Agt 2026 15:07 WIB
- Surakarta
RRI. CO. ID, Surakarta - Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dinilai menjadi momentum penting untuk menumbuhkan kecintaan kepada Rasulullah, memperbanyak selawat, serta mengimplementasikan akhlak mulia dalam kehidupan sehari-hari, khususnya di lingkungan sekolah.
Hal tersebut disampaikan oleh Pembina Upacara, Dwi Jatmiko, di hadapan ratusan siswa dan guru dalam amanat upacara hari Senin dan peringatan sosong Maulid Nabi Muhammad SAW di halaman SD Muhammadiyah 1 Ketelan Surakarta, Senin 24 Agustus 2026.
Dalam amanatnya, Dwi Jatmiko menyampaikan bahwa Rasulullah SAW merupakan figur teladan sepanjang masa. Upacara yang berlangsung khidmat tersebut diikuti oleh seluruh jajaran guru, tenaga kependidikan, serta para murid dengan penuh antusiasme.
Meneladani Nabi, menurutnya, bukan sekadar teori kesempurnaan moral, melainkan sebuah praktik nyata yang terbuka untuk dipelajari, dikoreksi, dan dipertanggungjawabkan melalui tindakan konkret.
"Bagi seorang siswa, meneladani Rasulullah dapat dimulai dari hal-hal yang dekat dengan rutinitas harian. Datang ke sekolah tepat waktu, belajar penuh semangat, disiplin menjalankan salat lima waktu, serta menjaga adab dan sopan santun kepada orang tua dan bapak-ibu guru," ujarnya, sambil tersenyum.
Ia menambahkan, pembentukan karakter anak didik juga tercermin dari kedisiplinan menjaga kebersihan dan lingkungan.

Para siswa diimbau untuk selalu membuang sampah pada tempatnya, bisa membedakan mana sampah organik dan an organik serta menjaga adab kebersihan sanitasi dengan menggunakan toilet secara tertib dan menyiramnya hingga bersih.
Tak hanya habituasi di lingkungan sekolah, momentum ini juga diarahkan untuk memupuk kepekaan sosial siswa terhadap sesama.
Guru Pendidikan Agama Islam dan Bahasa Arab itu mengajak para murid untuk mengasah rasa empati dengan peduli dan membantu saudara-saudara yang membutuhkan, termasuk kepedulian bagi warga di Nusa Tenggara Timur (NTT).
Teladan itu dibangun dari kebiasaan baik setiap hari, berani mengakui kesalahan, mau mendengar masukan, dan selalu memperbaiki diri.
Semangat inilah yang ingin kita tanamkan agar lahir generasi berakhlak mulia dan peduli terhadap sesama.
“Kami mengucapkan Jazakumullahu Khairan Katsiran kepada seluruh Keluarga sekolah yang telah berdonasi untuk saudara kita yang terdampak bencana gempa bumi di NTT sebanyak Rp 7.103.500. Semoga setiap rupiah yang diinfakkan menjadi amal jariyah yang terus mengalir pahalanya,” pungkasnya. (Edwi)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....