Viral Video Joget di Pendopo Ageng ISI Solo, Kampus Beri Klarifikasi

  • 23 Agt 2026 03:56 WIB
  •  Surakarta

RRI.CO.ID, Surakarta - Video yang memperlihatkan sejumlah orang berjoget dengan gerakan yang dinilai tidak pantas di Pendopo Ageng Institut Seni Indonesia (ISI) Surakarta viral di media sosial. Pihak ISI Surakarta membenarkan lokasi dalam video tersebut dan menyebut kejadian berlangsung saat penutupan Expo Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM), Jumat 21 Agustus 2026 malam.

Kepala Bagian Akademik dan Kemahasiswaan ISI Surakarta, Esha Karwinarno, mengatakan kegiatan berlangsung sekitar pukul 19.00 WIB. Menurutnya, aksi berjoget tersebut terjadi ketika acara penutupan Expo UKM berlangsung dan musik dimainkan.

“Itu acara expo UKM, pada joget-joget itu closing acaranya. Kejadiannya penutupannya tadi malam, acara joget-joget gitu, anak-anak pada joget karena musik,” katanya, Sabtu 22 Agustus 2026.

Esha menyampaikan permohonan maaf atas beredarnya video tersebut, terutama karena lokasi kegiatan berada di Pendopo Ageng yang menjadi salah satu ruang penting di lingkungan ISI Surakarta. Ia menegaskan gamelan yang terlihat dalam video tidak digunakan untuk mengiringi aksi berjoget tersebut.

“Kami sudah minta maaf juga kepada beberapa pihak karena mungkin pendopo ya, karena lokusnya ada di pendopo, situasinya ada di pendopo, di dekat gamelan,” ucapnya.

Menurut Esha, aksi tersebut tidak menggunakan gamelan sebagai bagian dari kegiatan. Sebelum penampilan band, Expo UKM juga diisi dengan pertunjukan kesenian tradisi.

Esha menambahkan, orang-orang yang terlihat dalam video tidak seluruhnya merupakan mahasiswa baru maupun mahasiswa ISI Surakarta. Pihak kampus menduga terdapat pula sejumlah orang dari luar lingkungan mahasiswa yang hadir dalam kegiatan tersebut.

“Itu bukan mahasiswa baru, itu mungkin senior-seniornya. Ada indikasi juga ternyata ada anak-anak yang karena riuh seperti itu, mungkin juga ada teman-temannya mahasiswa kami yang dari luar,” katanya menambahkan.

Pihak kampus bersama panitia mahasiswa telah melakukan klarifikasi terkait kejadian tersebut. Para mahasiswa yang terlibat juga telah memberikan penjelasan melalui sejumlah kanal media sosial yang berkaitan dengan kegiatan kemahasiswaan.

“Karena kita koordinasi dengan panitia mahasiswa tadi sudah kita klarifikasi dan mereka sudah mengklarifikasi, sudah menemui anak-anak. Itu tadi malam sudah diklarifikasi sebetulnya,” ujar Esha.

Esha menegaskan aksi berjoget yang terekam dalam video bukan merupakan bagian dari pertunjukan Expo UKM. Kampus memilih memberikan edukasi kepada mahasiswa dan tidak langsung menjatuhkan sanksi.

Meski demikian, pihak kampus tetap akan menindaklanjuti kejadian tersebut melalui mekanisme kode etik akademik. Mahasiswa yang teridentifikasi terlibat akan dikumpulkan untuk diberikan penjelasan dan pembinaan lebih lanjut. (Reza)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....