Menteri PPPA Dorong RBI Jadi Gerakan Kolaborasi di Kelurahan
- 22 Agt 2026 22:38 WIB
- Surakarta
RRI.CO.ID, Surakarta - Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) RI, Arifatul Choiri Fauzi, mendorong Ruang Bersama Indonesia (RBI) tidak berhenti pada seremoni peluncuran, tetapi berkembang menjadi gerakan kolaborasi untuk menyelesaikan persoalan perempuan dan anak di tingkat kelurahan. Hal tersebut disampaikan saat Launching RBI sekaligus Penyerahan Hadiah Lomba Gerakan Ayah Senang Momong Anak Solo (GASMAS) di Taman Cerdas Soekarno-Hatta, Jebres, Surakarta, Sabtu 22 Agustus 2026.
Arifatul menjelaskan RBI merupakan pengembangan dari program Desa/Kelurahan Ramah Perempuan dan Peduli Anak yang sebelumnya diinisiasi Kementerian PPPA. Program tersebut diperkuat dengan semangat kolaborasi dan sinergi lintas sektor.
Menurutnya, RBI tidak harus dimaknai sebagai ruang secara fisik. RBI merupakan ruang kolaborasi untuk mengidentifikasi berbagai persoalan perempuan dan anak di tingkat masyarakat sekaligus mencari solusi secara bersama-sama.
“Ruang Bersama Indonesia bukan diartikan harus ada ruangan, tetapi lebih kepada fungsinya secara filosofis sebagai ruang kolaborasi. Bagaimana kita mengidentifikasi persoalan-persoalan di tingkat desa, kemudian ayo kita kerjakan bersama-sama,” katanya.
Arifatul menegaskan persoalan perempuan dan anak tidak dapat diselesaikan oleh satu kementerian, dinas, maupun lembaga. Karena itu, keterlibatan pemerintah, sektor pendidikan, kesehatan, PKK, tokoh agama, dan tokoh masyarakat diperlukan untuk memperkuat upaya perlindungan perempuan dan anak.
“Tidak ada satu pun kementerian atau lembaga yang bisa sukses dan berjalan sendiri. Semua harus berkolaborasi dan bersinergi,” katanya.
Arifatul mengapresiasi Pemerintah Kota Surakarta yang telah meluncurkan RBI di 54 kelurahan se-Kota Surakarta. Ia berharap peluncuran tersebut menjadi awal gerakan yang terus berjalan dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
“Kami berharap tidak berhenti di saat peluncuran, tetapi ayo kita maknai bersama Ruang Bersama Indonesia ini sebagai sebuah gerakan untuk bekerja bersama-sama, saling bersinergi, berkolaborasi dan gotong royong,” ungkapnya.
Sementara itu, Wali Kota Surakarta, Respati Ardi menyambut baik kolaborasi Pemerintah Kota Surakarta dengan Kementerian PPPA melalui RBI. Menurutnya, penguatan perlindungan perempuan dan anak membutuhkan keterlibatan seluruh unsur masyarakat, terutama keluarga sebagai lingkungan pertama bagi tumbuh kembang anak.
“Semoga program yang nanti Ibu Menteri bisa dikolaborasikan dengan pemerintah daerah akan menambah semangat kita di daerah untuk menumbuhkan dan untuk memperhatikan tumbuh kembang anak-anak kita,” ucapnya.
Respati berharap kolaborasi tersebut semakin memperkuat berbagai upaya menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan mendukung tumbuh kembang anak. Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua TP PKK Kota Surakarta, Venessa Respati, Kepala DP3AP2KB Kota Surakarta, Kristiana Hariyanti, serta camat dan lurah se-Kota Surakarta. (Reza)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....