Cegah Hama Padi, Babinsa Juwiring Dampingi Warga Gropyok Tikus
- 20 Agt 2026 14:02 WIB
- Surakarta
RRI.CO.ID, Klaten - Babinsa Koramil 21 Juwiring Kodim 0723 Klaten, Serma Mujahid Asfari, bersama jajarannya mendampingi Kelompok Tani (Poktan) Subur Makmur menggelar aksi gropyok tikus di area persawahan Desa Tanjung, Kecamatan Juwiring, Kabupaten Klaten, Kamis 20 Agustus 2026. Langkah gotong royong ini digalang untuk menekan populasi hama tikus yang mengancam produktivitas tanaman padi di sentra pertanian lokal.
Pengendalian hama secara masif ini menyasar titik-titik lubang aktif serta area persembunyian tikus di sepanjang pematang sawah. Serangan hama tikus dinilai menjadi ancaman krusial karena berpotensi merusak tanaman sejak fase awal pertumbuhan hingga menjelang masa panen.
Babinsa Koramil 21 Juwiring, Serma Mujahid Asfari, menegaskan pendampingan lapangan ini merupakan wujud nyata komitmen TNI AD dalam mengawal program ketahanan pangan daerah sekaligus mempererat kemanunggalan bersama petani.
"Gropyok tikus ini merupakan kegiatan yang sederhana, tetapi memiliki manfaat yang besar bagi petani. Dengan dilakukan secara bersama-sama, pengendalian hama dapat lebih efektif sekaligus menumbuhkan semangat gotong royong di antara petani dan masyarakat," ujar Babinsa Koramil 21 Juwiring, Serma Mujahid Asfari.
Serma Mujahid membeberkan strategi pemberantasan hama perkebunan dan persawahan tidak bisa dilakukan secara parsial oleh individu. Pergerakan tikus yang cepat berpindah antarlahan menuntut adanya gerakan serentak berkelanjutan agar populasi perkembangbiakannya dapat ditekan secara signifikan.
"Kalau dilakukan bersama-sama dan secara berkelanjutan, pengendalian hama tikus akan lebih maksimal. Harapannya tanaman padi dapat tumbuh dengan baik, kerusakan bisa ditekan, dan hasil panen para petani nantinya dapat lebih optimal," ucap Serma Mujahid.
Melalui sinergi berkala antara Babinsa, kelompok tani, dan masyarakat Desa Tanjung, Kodim 0723 Klaten berharap ketahanan pangan di tingkat desa tetap kokoh, sekaligus mampu meminimalkan risiko kerugian material bagi para petani di kawasan Juwiring.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....