Tak Cuma SMA Garuda, Lulusan SMPN Khusus Solo Ditarget Beasiswa Luar Negeri
- 18 Agt 2026 20:11 WIB
- Surakarta
RRI.CO.ID, Surakarta – Lulusan jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri Program Khusus di Kota Surakarta ternyata tidak hanya disiapkan untuk masuk ke SMA Garuda saja. Lebih dari itu, para siswa juga secara intensif didorong untuk menembus berbagai sekolah unggulan lain, bahkan hingga meraih beasiswa pendidikan ke luar negeri.
Kepala Dinas Pendidikan Kota Surakarta, Dwi Ariyatno, meluruskan anggapan masyarakat dengan menegaskan bahwa sekolah ini bukanlah sekolah Pra Garuda.
Sesuai dengan mandat Wali Kota, nama SMP Negeri Program Khusus sengaja dipilih agar masyarakat memahami bahwa konsep utamanya adalah menggali potensi luas peserta didik, bukan mewajibkan mereka ke satu instansi sekolah taruna.
"Dulu Pak Wali pernah statement-nya memang mengeluarkan Pra Garuda, tapi sebenarnya konsepnya adalah supaya jangan sampai nanti kesannya siswa harus ke Garuda gitu loh," ujar Dwi, Selasa,18 Agustus 2026.
Dwi menambahkan target penyerapan kelulusan di masa depan akan sangat bergantung pada arah keunggulan serta minat masing-masing anak.
Beberapa peluang yang mulai dibidik dan disiapkan antara lain program beasiswa bergengsi Asian Scholarship di Singapura, hingga sekolah kejuruan asrama unggulan tingkat Provinsi Jawa Tengah.
"Karena tidak semuanya nanti anak ini diarahkan untuk menjadi sekolah Garuda. Ada yang Asian Scholarship Singapura, ada yang SMK boarding Jawa Tengah, itu tergantung potensi anaknya masing-masing," kata Dwi Ariyatno.
Guna mendukung target menembus kancah internasional tersebut, metode belajar yang digunakan pun dikemas jauh lebih komprehensif dibandingkan sekolah reguler.
Selain memadukan kurikulum sains terapan atau STEM, siswa juga digembleng dengan kemampuan bahasa Inggris serta simulasi asrama di rumah keluarga pengganti demi melatih kemandirian mental.
Melalui skema pendampingan yang intensif dan berwawasan luas ini, para pelajar diyakini mampu bersaing secara mandiri di era globalisasi.
Generasi emas dari Kota Bengawan tersebut diproyeksikan siap memperebutkan kursi sekolah-sekolah top dunia melalui jalur kompetensi murni, tanpa lagi bergantung pada kuota afirmasi semata. (Dania)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....