Irdam IV Diponegoro, Resmikan Jembatan Garuda di Desa Tambakboyo Sukoharjo

  • 13 Agt 2026 22:25 WIB
  •  Surakarta

RRI.CO.ID, Sukoharjo - Jembatan Perintis Garuda di Desa Tambakboyo, Kecamatan Tawangsari, Kabupaten Sukoharjo, resmi dibuka untuk umum, Kamis 13 Agustus 2026.

Peresmian ditandai dengan pengguntingan untaian bunga melati, oleh Brigjen TNI Denny Marantika, bersama-sama dengan Plt Bupati Sukoharjo Eko Sapto Purnomo, Danrem 074 Warastratama Kolonel M. Arry Yudhistira, Dandim 0726 Sukoharjo Letkol Inf Reza Saputra, Camat Tawangsari dan Kades Tambakboyo Samsul Arifin.

Jembatan Perintis Garuda yang merupakan program pemerintahan Presiden Prabowo Subiyanto memiliki panjang 120 meter dan lebar 1,5 meter tersebut menghubungkan Desa Tambakboyo dengan Desa Tangkisan.

Irdam IV Diponegoro Brigjen TNI Denny Marantika mengatakan jembatan tersebut menjadi akses penting untuk mendekatkan mobilitas masyarakat antardesa. IBahkan bersama unsur pemerintah daerah telah mencoba melintasi jembatan itu saat peresmian.

“Kita bersama unsur pemerintah daerah sudah mencoba melewati tadi, merasakan manfaatnya. Adanya jembatan ini pasti lebih dekat jaraknya. Kalau tidak ada, pasti menjadi jauh, 6 sampai dengan 7 kilometer,” ujar Brigjen TNI Denny Marantika saat memberikan keterangan persnya.

Irdam IV juga meminta agar penggunaan Jembatan Garuda dengan kontrukdi jembatan gantung itu dibatasi untuk kendaraan roda dua, sepeda dan pejalan kaki saja.

“Kapasitas maksimal jembatan gantung maksimal enam orang dewasa dalam waktu bersamaan. Oleh karena itu kami meminta jajaran Kodim 0726/Sukoharjo melakukan pengecekan dan pemeliharaan secara rutin," katanya.

Menurutnya, langkah tersebut dinilai penting untuk memastikan keamanan jembatan tetap terjaga saat digunakan masyarakat.

Testimoni

Plt Bupati Sukoharjo Eko Sapto Purnomo mengatakan selain mempermudah mobilitas sehari-hari, keberadaan jembatan juga diharapkan mampu memperlancar aktivitas masyarakat di berbagai sektor, mulai dari pendidikan, pertanian hingga perekonomian.

“Pembangunan dan peresmian Jembatan Rintisan Garuda bukan sekadar menghadirkan infrastruktur fisik. Jembatan tersebut menjadi bagian penting dalam memperkuat konektivitas antarwilayah di Kabupaten Sukoharjo,” ujar Sapto sapaan akrabnya.

Menurutnya, semakin mudahnya akses antarwilayah akan memberikan dampak positif terhadap aktivitas masyarakat. Mobilitas warga menjadi lebih efisien karena tidak lagi harus menempuh jalur yang lebih jauh.

Sapto juga meminta warga untuk mematuhi aturan yang telah ditentukan, terutama berkaitan dengan kapasitas kendaraan yang diperbolehkan melintas.

“Harapan kami masyarakat sekitar bisa menjaga keberadaan jembatan ini dan mematuhi petunjuk yang ada. Jangan melintas melebihi kapasitas yang sudah ditentukan demi keselamatan bersama,” ujarnya.

Plt Bupati Sukoharjo itu berharap, peresmian Jembatan Rintisan Garuda dapat menjadi salah satu kado menjelang peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 pada 17 Agustus 2026.

Komandan Kodim (Dandim) 0726/Sukoharjo, Letkol Inf Reza Sahputra, mengatakan pembangunan jembatan tersebut tidak hanya dilakukan di Tambakboyo. Pada tahap ini, terdapat sejumlah jembatan lain yang juga dibangun di beberapa wilayah Kabupaten Sukoharjo.

“Di wilayah Kabupaten Sukoharjo pada tahap ini ada lima jembatan lagi, yakni di Desa Turejo Kecamatan Weru, Majasto Tawangsari, Pandean Grogol, dan dua di Tepisari,” kata Reza.

Foto bersama

Dengan bertambahnya akses penghubung antarwilayah tersebut, pembangunan infrastruktur diharapkan tidak hanya memperlancar mobilitas masyarakat, tetapi juga membuka akses yang lebih luas terhadap berbagai aktivitas sosial dan ekonomi di desa.

Sementara itu Kepala Desa Tambakboyo, Samsul Arifin, mengakui jika keberadaan Jembatan Rintisan Garuda memberikan manfaat langsung bagi masyarakat Desa Tambakboyo dan wilayah sekitarnya.

Sebab, sebelum jembatan dibangun, masyarakat harus menggunakan jalur memutar apabila hendak menuju wilayah Desa Tangkisan. Kondisi tersebut membuat waktu dan jarak tempuh menjadi lebih panjang.

“Ya, jembatan Rintisan Garuda di wilayah Desa Tambakboyo ini sangat bermanfaat untuk warga kami dan sekitarnya. Awalnya harus memutar, sekarang dengan adanya jembatan ini jarak akses menjadi lebih dekat,” ujar Samsul.

Menurutnya, akses yang lebih dekat juga akan mendukung mobilitas warga di sektor pendidikan, pertanian dan ekonomi.

Kades Tangkisan Trijoko menyampaikan terima kasih kepada pemerintah dalam hal ini Presiden Prabowo Subiyanto yang sudah membuat program jembatan garuda secara nasional.

“Terimakasih kepada Bapak Presiden Prabowo yang sudah membangun jembatan Garuda sehingga membuka akses bagi warga di desa Tambakboyo dan desa Tangkisan. Sekali lagi kami sampaikan terima kasih,” kata dia. (Edwi)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....