Puskesmas Sukoharjo dan YONIF TP 449 Salurkan Bantuan Air Bersih

  • 16 Agt 2026 08:13 WIB
  •  Surakarta

RRI. CO. ID, Sukoharjo - Berkolaborasi dengan PMI Sukoharjo dan YONIF TP 449/Satrio Honggopati, Puskesmas Sukoharjo mengirimkan bantuan air bersih ke desa Kedung Jambal Kecamatan Tawangsari, Sukoharjo.

Koordinator kegiatan sekaligus kepala Puskesmas Sukoharjo, dr. Kunari Mahanani menyampaikan untuk saat ini pihaknya mengirim tiga tangki air bersih.

"Melihat krisis air bersih yang terus meluas kami akan berupaya untuk mengirim air bersih lagi. Untuk sasaran lokasi kami akan berkoordinasi dengan BPBD Sukoharjo," ungkap dr Kunari, Sabtu 15 Agustus 2026.

Kepala Desa Kedungjambal Suminto menyampaikan tiap musim kemarau panjang terjadi krisis air bersih. Kondisi ini sudah terjadi lebih dari empat tahun.

"Didesa ini ada sekitar ada delapan RT dan ratusan KK yang terdampak,"katanya.

Salah satu warga, Suratno menyebut ia dan warga lainya saat ini mengandalkan air bantuan. Pihaknya juga sudah berupaya menggali kembali sumur miliknya namun sudah 80 meter lebih air tidak keluar.

"Kalau tidak ada bantuan air bersih ya kami beli satu dirigen 3.500," ujarnya.

Sementara itu Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sukoharjo mencatat krisis air bersih telah meluas ke 3 kecamatan yang mencakup 10 desa.

Secara keseluruhan, total warga terdampak kekeringan mencapai 849 KK atau 2.724 jiwa.

Kepala Pelaksana BPBD Sukoharjo, Ariyanto, mengungkapkan bahwa berbagai pihak dari sektor pemerintah maupun swasta terus menyalurkan bantuan darurat.

"Ya, hingga saat ini, sebanyak 946 ribu liter air bersih telah didistribusikan ke lokasi-lokasi terdampak. Bantuan terbaru mengalir dari palang merah Indonesia (PMI), Puskesmas Sukoharjo, hingga personel YONIF TP 449/Satrio Honggopati," ujar Ariyanto.

Menurutnya, a gar penyaluran air bersih dapat merata dan tidak menumpuk di lokasi tertentu, BPBD Sukoharjo mengimbau seluruh dermawan maupun lembaga swasta untuk berkoordinasi terlebih dahulu sebelum mendistribusikan bantuan.

"Kami mengimbau para donatur untuk berkoordinasi dengan BPBD agar bantuan air bersih ini bisa terbagi merata dan tepat sasaran kepada warga yang membutuhkan," kata dia. (Edwi)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....