Polresta Bekali Pelajar SMK 2 Surakarta Cerdas Manfaatkan AI

  • 12 Agt 2026 22:43 WIB
  •  Surakarta

RRI.CO.ID, Surakarta – Polresta Surakarta mulai memperkuat literasi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) di kalangan pelajar melalui program Polresta Surakarta Paham AI.

Program tersebut digelar di SMK Negeri 2 Surakarta, Rabu 12, Agustus, 2026, dengan membekali siswa kemampuan menggunakan AI secara produktif, etis, aman, dan bertanggung jawab.

Program Polresta Surakarta Paham AI berada di bawah naungan Senopati Institut dan berkolaborasi dengan Polda Jawa Tengah. Dalam kegiatan tersebut, pelajar tidak hanya dikenalkan dengan teknologi AI, tetapi juga diajak memahami risiko penyalahgunaannya.

Kapolresta Surakarta Kombes Pol Catur Cahyono Wibowo melalui Kabag SDM Kompol Riyadi Supriyadi mengatakan, perkembangan AI membuat pembuatan konten menjadi semakin mudah. Kondisi tersebut perlu diimbangi dengan kemampuan generasi muda dalam memilah dan memeriksa informasi.

“AI memberikan banyak manfaat bagi pendidikan dan kehidupan sehari-hari. Namun, teknologi yang sama juga dapat digunakan untuk membuat informasi palsu, manipulasi gambar, suara maupun video. Karena itu, para siswa perlu memahami bukan hanya cara menggunakan AI, tetapi juga bagaimana menggunakannya secara etis dan bertanggung jawab,” kata Kompol Riyadi.

Menurutnya, penyalahgunaan AI dapat menimbulkan persoalan sosial hingga hukum, terutama jika digunakan untuk penipuan, pencemaran nama baik, penyebaran informasi palsu, maupun tindakan yang merugikan orang lain.

Karena itu, siswa diberikan materi mengenai etika penggunaan AI, verifikasi informasi, cara mengenali hoaks dan deepfake, serta pemanfaatan AI untuk mendukung kegiatan belajar.

Pelatihan dilakukan melalui beberapa tahapan, mulai dari pre-test untuk mengetahui pemahaman awal peserta, penyampaian materi oleh trainer, hingga post-test untuk mengukur pemahaman siswa setelah mengikuti pelatihan.

Sejumlah materi yang diberikan meliputi Introduction to AI, Ethical Use of AI, Fighting Hoax With AI, serta AI Prompts 101.

Kompol Riyadi menambahkan, program tersebut akan dilaksanakan secara bergilir di sekolah-sekolah lain di Kota Surakarta setiap pekan. Langkah ini diharapkan dapat memperluas pemahaman pelajar mengenai manfaat sekaligus risiko penggunaan AI.

“Jangan sampai generasi muda hanya menjadi pengguna AI. Mereka harus menjadi pengguna yang cerdas, kritis, dan memahami batasan dalam penggunaannya,” pungkasnya.

Melalui program tersebut, Polresta Surakarta berharap pelajar tidak hanya mampu memanfaatkan AI untuk pendidikan dan kreativitas, tetapi juga memiliki kesadaran mengenai etika, keamanan, serta tanggung jawab dalam menggunakan teknologi digital. (Ryan Assyidiqi)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....