Siswa SLB D/D1 YPAC Surakarta Meriahkan HUT Ke-81 RI lewat Estafet Pingpong

  • 12 Agt 2026 17:04 WIB
  •  Surakarta

RRI.CO.ID, Surakarta – Semarak kemerdekaan turut dirasakan oleh ratusan siswa berkebutuhan khusus dengan penuh kegembiraan dan antusiasme. Sebanyak 130 peserta didik SLB D dan D1 Yayasan Pembinaan Anak Cacat (YPAC) Surakarta terpantau meriah mengikuti lomba estafet bola pingpong di halaman sekolah setempat, Rabu, 12 Agustus 2026.

Kepala SLB D YPAC Surakarta, Jalaludin Khawarizmi, menuturkan rangkaian perlombaan perayaan kemerdekaan ini digelar secara bertahap sejak awal pekan.

Pihak sekolah sengaja meniadakan perlombaan ekstrem seperti permainan pukul air demi menjaga faktor keamanan dan mewujudkan lingkungan sekolah yang ramah anak.

Secara mendasar tujuan utama perlombaan ini adalah memberikan pemenuhan hak yang setara. Anak-anak penyandang disabilitas memiliki kesempatan yang sama sebagai warga negara untuk merasakan kebahagiaan dan merayakan hegemoni hari kemerdekaan tanpa batasan.

Dari segi medis dan psikologis, perlombaan ramah anak ini juga bertujuan menjadi sarana terapi fisik untuk melatih hambatan motorik siswa. Kegiatan fisik ringan tersebut secara efektif mampu membangkitkan rasa percaya diri anak-anak yang sebelumnya pemalu, sekaligus menciptakan ruang inklusif tanpa adanya diskriminasi.

"Anak-anak kami memiliki hambatan motorik, sehingga kegiatan lomba estafet ini menjadi salah satu upaya melatih fisik mereka secara ringan. Tujuannya menumbuhkan rasa percaya diri sekaligus menciptakan ruang tanpa diskriminasi bagi mereka," kata Jalaludin Khawarizmi, saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu, 12 Agustus 2026.

Selain estafet bola pingpong, sekolah juga menyelenggarakan lomba makan kerupuk serta lomba kebersihan kelas yang selaras dengan program Lihat Ambil Sampah (LISA).

Hal yang menarik, seluruh perlombaan tersebut mewajibkan para orang tua untuk hadir mendampingi agar mereka turut merasakan hegemoni kebahagiaan bersama buah hatinya.

Keceriaan perlombaan tersebut sangat dirasakan oleh Almada Rahmat Hidayah, salah satu siswi kelas 8 yang turut menjadi peserta lomba estafet.

Berbekal sebilah pipa paralon dan bola pingpong, ia terlihat saling bahu-membahu bersama teman satu regunya untuk memindahkan bola menuju garis akhir tanpa terjatuh.

"Kemarin sudah ikut lomba makan kerupuk dan sekarang estafet bola. Lomba estafet ini yang paling saya suka karena seru sekali dan bisa melatih kerja sama antarteman," ujar Mada.

Mada sangat berharap momentum perlombaan ini dapat membuat seluruh anak-anak berkebutuhan khusus di sekolahnya menjadi semakin kompak dan suportif.

Melalui kegiatan sederhana namun bermakna ini, para siswa penyandang disabilitas terbukti mendapatkan hak serta ruang berekspresi yang setara untuk menyemarakkan kemerdekaan layaknya pelajar pada umumnya. (Dania)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....