Perluas Akses Kerja Disabilitas, BAZNAS RI Bersama Kemenaker Berikan Pelatihan
- 01 Agt 2026 13:24 WIB
- Surakarta
RRI.CO.ID, Boyolali - Sebagai bentuk upaya memperluas akses kerja, sekaligus mendorong kemandirian ekonomi dan peningkatan kesejahteraan, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI, bersama Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker), memberikan bantuan pelatihan dan penempatan kerja bagi penyandang disabilitas di Kabupaten Boyolali.
Acara yang diadakan di Pendopo Kantor Bupati Boyolali pada Jumat, 31 Juli 2026 ini dihadiri langsung Menteri Ketenagakerjaan, Yassierli, Pimpinan BAZNAS RI Bidang Digitalisasi, Keuangan dan Operasional, Mokhamad Mahdum hingga Bupati Boyolali Agus Irawan dan 25 disabilitas penerima manfaat.
Dalam sambutannya, Menteri Ketenagakerjaan, Yassierli mengatakan bahwa kerja sama ini sebagai tindak lanjut tentang amanat konstitusi terkait semua warga negara berhak mendapatkan pekerjaan dan penghidupan yang layak.
"Ada satu amanat konstitusi yang ingin dan harus kita perjuangkan, yaitu setiap warga negara berhak mendapatkan pekerjaan dan penghidupan yang layak. Atas dasar itulah kami ke sini. Jadi, Boyolali menjadi salah satu titik yang menurut saya memiliki potensi untuk mendapatkan bantuan dari BAZNAS," kata Menteri Ketenagakerjaan, Yassierli.
Ditambahkan Yassierli, dirinya berharap dengan kerja sama ini, semakin banyak penyandang disabilitas yang dapat mengembangkan keterampilan dan terserap di dunia kerja.
"Dengan adanya pelatihan ini, saya yakin program ini harus dan bisa dimanfaatkan sebaik-baiknya. Ini adalah upaya kita untuk memberikan kesempatan yang sama kepada semua orang," katanya menambahkan.
Sementara itu, Pimpinan BAZNAS RI Bidang Digitalisasi, Keuangan, dan Operasional, Mokhamad Mahdum menegaskan bahwa BAZNAS akan terus berpihak kepada penyandang disabilitas agar dapat memperoleh hak dan kesempatan yang setara, termasuk dalam mengakses pelatihan serta kesempatan kerja yang layak.
"Keterbatasan akses terhadap pelatihan keterampilan, rendahnya tingkat penerimaan di dunia kerja, serta minimnya lingkungan kerja yang inklusif bagi penyandang disabilitas menjadi faktor utama yang memperlemah partisipasi angkatan kerja disabilitas. Inilah yang BAZNAS dan Kemnaker upayakan bersama, membuka akses pelatihan, pendampingan, dan kesempatan kerja bagi penyandang disabilitas," ucap Mokhamad Mahdum.
Lebih lanjut, dirinya turut meminta seluruh BAZNAS Provinsi, Kabupaten dan Kota untuk turut memberikan kesempatan kerja kepada para penyandang disabilitas di kantornya masing-masing.
BAZNAS RI juga memberikan bantuan sebesar Rp250 juta kepada 25 penerima manfaat. Bantuan itu mendukung pelaksanaan program yang mencakup pelatihan keterampilan kerja, pendampingan intensif, hingga fasilitasi akses penempatan kerja yang disesuaikan dengan potensi dan kemampuan masing-masing penerima manfaat serta kebutuhan dunia usaha.
Dalam kesempatan yang sama, Bupati Boyolali Agus Irawan mengucapkan terima kasih kepada BAZNAS RI dan Kementerian Ketenagakerjaan atas pelaksanaan program di Kabupaten Boyolali. (JK)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....