Musyawarah Besar GBBI XII Digelar di Solo, Pemkot Dorong Kota MICE

  • 12 Agt 2026 09:07 WIB
  •  Surakarta

RRI.CO.ID, Surakarta - Gabungan Gereja Baptis Indonesia (GBBI) menggelar Musyawarah Besar XII di Hotel Harris Solo. Kegiatan lima tahunan tersebut diikuti perwakilan gereja dari berbagai daerah di Indonesia.

Musyawarah Besar XII GBBI berlangsung selama empat hari dengan agenda utama memilih pimpinan baru serta menyusun program pelayanan untuk lima tahun mendatang.

Wali Kota Surakarta Respati Ardi menyambut pelaksanaan kegiatan tersebut di Kota Solo. Menurutnya, agenda berskala nasional seperti Musyawarah Besar GBBI turut memberikan dampak terhadap perekonomian daerah melalui aktivitas peserta selama berada di Solo.

“Jadi musyawarah Gereja Baptis Indonesia dari seluruh Indonesia pelayanannya luar biasa. Saya menyampaikan terima kasih telah membuat kegiatan musyawarah di Kota Solo. Ini sangat membantu kita dalam meningkatkan ekonomi di Kota Solo dan saya mengucapkan selamat bermusyawarah,” ujar Respati, Selasa, 11 Agustus 2026.

Respati mengatakan, Pemerintah Kota Surakarta terbuka terhadap berbagai kegiatan organisasi, termasuk musyawarah dan kongres berskala nasional. Pemkot siap memfasilitasi aspek keamanan dan kenyamanan peserta selama kegiatan berlangsung.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal GBBI David Vidyatama mengatakan, Musyawarah Besar XII diikuti jaringan GBBI yang tersebar di 29 provinsi dengan lebih dari 650 gereja.

“Selama empat hari ke depan ini adalah Musyawarah Besar ke-12 dari sinode gabungan Gereja Baptis Indonesia. Kami ada di 29 provinsi, ada sekitar lebih dari 650 gereja, dan ini merupakan musyawarah lima tahunan untuk memilih pimpinan yang baru serta melaksanakan program lima tahunan,” kata David.

Selain agenda organisasi, GBBI juga menggelar seminar, pendalaman Alkitab, serta kegiatan yang melibatkan jemaat dan masyarakat. Pelaksanaan kegiatan tersebut sekaligus menjadi bagian dari peringatan ulang tahun ke-55 GBBI.

David menjelaskan, Solo dipilih sebagai lokasi kegiatan karena dinilai memiliki akses yang baik serta memberikan kenyamanan bagi peserta yang datang dari berbagai daerah, mulai dari Sumatra hingga Papua.

Respati berharap kegiatan organisasi berskala nasional dapat terus digelar di Solo. Menurutnya, keberadaan peserta dari berbagai daerah dapat memberikan dampak positif bagi sektor ekonomi, pariwisata, dan jasa di Kota Surakarta. (Diki)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....