Pelajar Brazil Alami Culture Shock Saat Program Pertukaran di Kota Solo

  • 10 Agt 2026 15:42 WIB
  •  Surakarta

RRI.CO.ID, Surakarta – Daya tarik keberagaman budaya Indonesia selalu memikat perhatian masyarakat internasional, termasuk bagi para peserta pertukaran pelajar antarbangsa.

Pengalaman berharga tersebut kini tengah dirasakan oleh seorang siswa asal Brazil, Frederico Lourenço Barros Neis, yang menjajal pendidikan di SMA Al Azhar Syifa Budi Surakarta.

Frederico mengatakan dirinya memiliki pilihan untuk belajar di negara lain seperti India, Meksiko, Kolombia, dan Argentina.

Namun, ia lebih memilih Indonesia karena ketertarikannya untuk merasakan tantangan culture shock serta pesona alam yang indah di kawasan Asia Tenggara.

"Saya benar-benar ingin mengenal bahasa, budaya, dan kebiasaan sehari-hari di sini. Ini menjadi pengalaman culture shock yang sangat berbeda bagi saya, meskipun orang-orangnya sama-sama ramah seperti di Brazil," kata Frederico saat ditemui dalam acara Pisah Sambut Rotary Youth Exchange di SMA Al Azhar Syifa Budi Surakarta, Senin, 10 Agustus 2026.

Selama berada di Kota Solo, pelajar asal Amerika Latin tersebut mulai beradaptasi dengan kebiasaan berjabat tangan yang berbeda dengan budaya memeluk di negaranya.

Ia juga berkesempatan mencicipi aneka kuliner khas Nusantara seperti sate dan bakso, meskipun ia mengaku sangat menghindari makanan pedas.

Kehadiran Frederico di Solo difasilitasi oleh Rotary Youth Exchange Program yang dikelola oleh Rotary Internasional.

Ketua Yayasan Pertukaran Pemuda Rotary District 3420, Febri Dipokusumo, menjelaskan program yang terbuka bagi remaja berusia 15 hingga 19 tahun ini mengutamakan pemahaman lintas budaya demi mewujudkan perdamaian dunia.


"Sebagai bagian dari program, ini bukan pertukaran akademik melainkan pertukaran budaya. Mereka akan tinggal dan berpindah minimal di tiga keluarga angkat Rotary setempat selama sebelas bulan," ujar Febri.

Febri menambahkan, program yang diselenggarakan dengan sistem pendanaan mandiri parsial ini masih membuka pendaftaran hingga akhir bulan Oktober mendatang.

Pihaknya sangat berharap lebih banyak remaja asal Kota Solo yang berani mengambil peluang emas tersebut untuk menjadi duta bangsa dan mendunia. (Dania)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....