Siswa Prancis Jatuh Cinta pada Tempe Saat Pertukaran Pelajar di Solo

  • 10 Agt 2026 14:07 WIB
  •  Surakarta

RRI.CO.ID, Surakarta – Pengalaman pertukaran pelajar lintas negara memberikan kesan mendalam bagi Lena Clotilde Mickaelle Duqueene.Siswa asal Prancis yang kini menjajal pendidikan di SMA Santo Yosef Surakarta ini merasakan gegar budaya yang unik nan menyenangkan.

Berbeda dengan sekolah di negara asalnya, Lena harus beradaptasi dengan kewajiban mengenakan seragam sekolah dan mengikuti upacara bendera. Ia juga mulai terbiasa menyantap nasi dalam porsi besar serta mencicipi kuliner Indonesia yang kaya rempah, dengan tempe sebagai makanan favorit barunya.

"Saya ingin menemukan negara, budaya, makanan, dan teman baru. Awalnya saya merasa tersesat di bandara karena kendala bahasa, tetapi sekarang saya sangat mencintai Indonesia dan tempe adalah makanan favorit saya," ujar Lena saat ditemui dalam acara Pisah Sambut Rotary Youth Exchange di SMA Santo Yosef Surakarta, Senin, 10 Agustus 2026.

Kehadiran Lena di Kota Bengawan ini merupakan bagian dari Rotary Youth Exchange Program yang diinisiasi oleh Rotary Internasional.

Program tersebut bertujuan untuk menciptakan perdamaian dunia melalui pemahaman lintas budaya, di mana siswa dapat berinteraksi langsung dengan masyarakat lokal.

Ketua Yayasan Pertukaran Pemuda Rotary District 3420, PDG Febri Dipokusumo, menjelaskan inisiatif ini bukanlah agenda akademik semata.


Para peserta tidak hanya menimba ilmu di sekolah, tetapi juga ditempatkan di beberapa keluarga angkat agar benar-benar menyatu dengan rutinitas budaya setempat.

"Ini bukan pertukaran akademik tapi pertukaran budaya. Mereka akan tinggal di keluarga angkat Rotary di negara-negara setempat dan dalam sebelas bulan itu berpindah tiga keluarga, kemudian hidup bersama-sama dengan keluarga di sana," kata Febri.

Melihat manfaat positif tersebut, Febri berharap semakin banyak remaja Solo berusia lima belas hingga sembilan belas tahun yang berani mengambil kesempatan ini.

Pendaftaran program yang bersifat subsidi silang tersebut masih dibuka hingga akhir Oktober mendatang, membuka peluang bagi generasi muda untuk menjadi duta bangsa di kancah global. (Dania)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....