Resmi Ditutup, Program KBMKB Ke-34 Tuntaskan Betonisasi di Klaten

  • 07 Agt 2026 21:57 WIB
  •  Surakarta

RRI.CO.ID, Klaten - Program Karya Bakti Mandiri Klaten Bersinar (KBMKB) Ke-34 Tahun 2026 di Desa Malangjiwan, Kecamatan Kebonarum, Kabupaten Klaten, resmi ditutup melalui upacara di kawasan Umbul Brondong, Desa Ngrundul.

Mayor Inf Basuki menegaskan KBMKB merupakan bentuk pengabdian nyata TNI bersama pemerintah daerah dalam mempercepat pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa melalui pemenuhan kebutuhan dasar.

"Program KBMKB bukan sekadar pembangunan infrastruktur, tetapi juga sarana mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat. Keberhasilan program ini merupakan hasil kerja sama seluruh pihak yang memiliki tujuan yang sama, yaitu meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan mempercepat pembangunan wilayah," kata Mayor Inf Basuki, Jumat 7 Agustus 2026.

Ia juga berpesan agar masyarakat menjaga seluruh fasilitas yang telah dibangun secara gotong royong agar manfaatnya terasa berkelanjutan.

"Kami berharap seluruh hasil pembangunan yang telah dicapai melalui KBMKB ini dapat dipelihara dengan baik. Semangat gotong royong yang telah terbangun selama kegiatan berlangsung hendaknya terus dipertahankan dan ditingkatkan sebagai modal sosial dalam membangun desa," ujarnya.

Sementara itu, Perwira Pelaksana KBMKB Ke-34, Kapten Czi Agus Poniman, melaporkan bahwa seluruh sasaran fisik maupun nonfisik telah diselesaikan sepenuhnya dengan persentase 100 persen. Pembangunan fisik mencakup betonisasi jalan 570 meter, talud jalan 98 meter, serta pemugaran tiga unit Rumah Tidak Layak Huni (RTLH).

"Kolaborasi antara TNI, pemerintah daerah, pemerintah desa dan masyarakat menjadi faktor utama keberhasilan KBMKB Ke-34. Semangat kebersamaan yang ditunjukkan warga menjadi modal penting dalam menyukseskan seluruh sasaran program," ujar Kapten Czi Agus.

Usai upacara penutupan, Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo meresmikan jalan beton di kawasan pertanian Desa Malangjiwan. Hamenang berharap akses infrastruktur baru tersebut mampu mendongkrak perekonomian lokal.

"Jalan yang telah dibangun ini diharapkan dapat mempermudah akses transportasi hasil pertanian, memperlancar mobilitas warga, serta meningkatkan produktivitas sektor pertanian yang pada akhirnya akan berdampak pada peningkatan perekonomian masyarakat," kata Hamenang.

Bupati Klaten turut mengimbau seluruh elemen warga untuk bahu-membahu merawat hasil pembangunan agar usia pemakaian infrastruktur bertahan lama.

"Program ini merupakan hasil kerja keras bersama. Oleh karena itu, saya mengajak seluruh masyarakat untuk menjaga, merawat dan memanfaatkan fasilitas yang telah dibangun dengan sebaik-baiknya agar usia manfaatnya semakin panjang dan dapat terus mendukung kemajuan desa," ucap Hamenang.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....