PKBM Mandiri Perkuat Keterampilan dan Kepedulian Sosial Warga
- 03 Jun 2026 23:59 WIB
- Surakarta
RRI.CO.ID, Wonogiri - Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Mandiri tidak hanya menampilkan hasil belajar warga didiknya, tetapi juga memperkuat keterampilan dan kepedulian sosial masyarakat melalui berbagai kegiatan edukatif dalam Pameran Hasil Belajar dan Penilaian Sumatif Akhir Tahun (PSAT) Tahun Ajaran 2025/2026.
Dalam rilisnya, Selasa 2 Juni 2026, kegiatan yang berlangsung di lingkungan PKBM Mandiri tersebut dihadiri unsur pemerintah kecamatan, Tim Penggerak PKK, tokoh masyarakat, warga sekitar, serta para warga belajar. Selain pameran karya, acara juga diisi bakti sosial, pelatihan memasak skala besar, hingga pelatihan pembuatan pakan fermentasi.
Kepala PKBM Mandiri, Sri Hartanto, mengatakan pendidikan nonformal harus mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, tidak hanya dalam aspek akademik tetapi juga keterampilan hidup.
“Pendidikan nonformal harus mampu memberikan manfaat nyata bagi warga belajar dan masyarakat,” ujarnya.
Menurutnya, PKBM Mandiri terus mendorong pengembangan keterampilan yang aplikatif, menumbuhkan jiwa kewirausahaan, serta memperkuat karakter dan kepedulian sosial warga belajar.
Sebagai bentuk pembelajaran berbasis praktik, peserta mendapatkan pelatihan memasak yang dipandu chef profesional. Kegiatan tersebut memberikan pengalaman langsung mengenai pengolahan makanan dalam jumlah besar yang berpotensi menjadi peluang usaha mandiri.
Tak hanya itu, pelatihan pembuatan pakan fermentasi juga mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat. Program tersebut dinilai relevan dengan kebutuhan masyarakat pedesaan karena memanfaatkan bahan lokal untuk menghasilkan pakan ternak yang lebih efisien dan bernilai gizi baik.
Sri Hartanto menilai keberhasilan pendidikan nonformal tidak lepas dari dukungan berbagai pihak, mulai dari pemerintah daerah, pemerintah kecamatan, PKK, dunia usaha hingga masyarakat.
“Kami berharap kolaborasi yang telah terjalin dapat terus diperkuat sehingga PKBM mampu menjadi pusat pembelajaran masyarakat yang adaptif, inovatif, dan relevan dengan kebutuhan zaman,” katanya.
Rangkaian kegiatan diawali dengan bakti sosial bagi warga belajar, masyarakat sekitar, dan anak yatim piatu. Acara kemudian ditutup dengan penyerahan bantuan sosial, peninjauan hasil karya warga belajar, serta sesi kebersamaan antara peserta dan tamu undangan.
Melalui kegiatan tersebut, PKBM Mandiri menunjukkan komitmennya menghadirkan pendidikan nonformal yang tidak hanya berfokus pada capaian akademik, tetapi juga pemberdayaan masyarakat dan penguatan keterampilan yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. (Ril/Ase)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....