Respati Paparkan Visi Solo 2030 Wellness City di ISRA 2026
- 07 Agt 2026 21:54 WIB
- Surakarta
RRI.CO.ID, Surakarta – Wali Kota Surakarta, Respati Ardi, memaparkan visi Solo 2030 Wellness City dalam Awarding Night Indonesia Social Responsibility Award (ISRA) 2026 di Pradipa Ballroom Swiss-Belhotel Solo, Kamis 6 Agustus 2026. Konsep tersebut menjadi arah pembangunan Kota Solo untuk mewujudkan kota yang sehat, nyaman, produktif, serta memiliki daya saing investasi yang tinggi.
Respati mengatakan pembangunan kota tidak dapat dilakukan hanya oleh pemerintah. Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, akademisi, dan masyarakat menjadi kunci agar setiap program pembangunan memberikan manfaat yang berkelanjutan.
“Pembangunan kota saat ini tidak dapat dilakukan sendiri oleh pemerintah. Diperlukan kolaborasi seluruh pihak agar setiap program mampu memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat. Forum seperti ISRA menjadi wadah yang sangat baik untuk memperkuat sinergi tersebut,” kata Respati.
Dalam paparannya, Respati menjelaskan Pemerintah Kota Surakarta telah menyelesaikan sejumlah persoalan mendasar sebagai fondasi menuju Solo 2030 Wellness City. Upaya tersebut meliputi penanganan sampah, transformasi pendidikan negeri, penguatan layanan kesehatan mental melalui Posyandu Plus, hingga penanganan pengangguran melalui program Rumah Siap Kerja.
Ia juga memaparkan strategi penguatan ekonomi daerah yang difokuskan pada dua pendekatan. Sebanyak 80 persen pembangunan diarahkan untuk memperkuat ekonomi masyarakat melalui festival UMKM, pengembangan pasar rakyat, hiburan publik, dan optimalisasi ruang publik yang mampu menggerakkan perekonomian lokal.
Sementara 20 persen strategi pembangunan difokuskan pada peningkatan nilai belanja wisatawan dan investasi melalui penyediaan layanan premium. Pemerintah Kota Surakarta mengembangkan fasilitas kesehatan, pusat kebugaran, spa dan wellness, serta healthy food premium sebagai bagian dari ekosistem Solo 2030 Wellness City.
Respati menegaskan konsep tersebut tidak hanya bertujuan meningkatkan kunjungan wisata, tetapi juga membangun ekosistem ekonomi yang berkelanjutan sekaligus meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Menurutnya, Solo memiliki modal kuat berupa budaya, sumber daya manusia, dan infrastruktur untuk menjadi destinasi wellness unggulan di Indonesia.
Menutup paparannya, Respati memperkenalkan slogan "SOLO BERSERI" yang merupakan akronim dari Bersih, Sehat, Ramah Investasi. Slogan tersebut menjadi komitmen Pemerintah Kota Surakarta dalam mewujudkan kota yang nyaman dihuni, sehat bagi masyarakat, dan memiliki iklim investasi yang kondusif. (Reza)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....