Respons Cepat Hotspot Perkuat Pencegahan Karhutla di Wonogiri

  • 05 Agt 2026 23:56 WIB
  •  Surakarta

RRI.CO.ID, Wonogiri - Respons cepat dilakukan jajaran Polsek Kismantoro Polres Wonogiri setelah menerima informasi adanya titik panas (hotspot) di kawasan hutan Perhutani Petak 47A-1 RPH Bendo, Dusun Kepuh, Desa Plosorejo, Kecamatan Kismantoro, Kabupaten Wonogiri, pada Sabtu 1 Agustus 2026. Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) selama musim kemarau.

Pengecekan dilakukan personel Polsek Kismantoro bersama anggota TNI dan warga setempat. Tim mendatangi lokasi berdasarkan titik koordinat yang terdeteksi satelit NOAA-20 untuk memastikan kondisi di lapangan sekaligus mengantisipasi potensi kebakaran yang dapat mengancam keselamatan masyarakat dan kelestarian lingkungan.

Hasil pemeriksaan menunjukkan adanya bekas kebakaran daun kering di kawasan hutan seluas sekitar satu hektare. Namun, petugas tidak menemukan api yang masih menyala maupun indikasi kebakaran susulan sehingga situasi dipastikan aman dan kondusif.

Dari hasil pengecekan dan keterangan saksi, kebakaran diduga dipicu puntung rokok yang dibuang sembarangan hingga menyulut vegetasi kering. Meski demikian, petugas tetap melakukan pemantauan dan pendataan, serta mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran selama musim kemarau.

Mewakili Kapolres Wonogiri AKBP Haris Munandar Hasyim, Kasi Humas Polres Wonogiri AKP Anom Prabowo mengatakan setiap informasi mengenai hotspot akan segera ditindaklanjuti sebagai bentuk pelayanan kepada masyarakat sekaligus langkah preventif mencegah karhutla.

"Sesuai tugas Polri, setiap laporan potensi kebakaran akan kami respons dengan cepat melalui pengecekan langsung di lapangan," ujarnya.

Ia menambahkan, kepolisian juga terus mengedepankan edukasi kepada masyarakat agar tidak membuang puntung rokok sembarangan maupun melakukan pembakaran sampah dan lahan.

"Kami terus memberikan edukasi agar masyarakat tidak melakukan tindakan yang dapat memicu kebakaran sehingga potensi karhutla bisa dicegah sejak dini," katanya.

Polres Wonogiri juga akan terus memperkuat patroli, pemantauan hotspot, serta meningkatkan sinergi dengan TNI, Perhutani, pemerintah daerah, pemerintah desa, dan masyarakat untuk menjaga situasi keamanan tetap kondusif sekaligus meminimalkan risiko kebakaran hutan dan lahan di wilayah Kabupaten Wonogiri. (Ril/Ase)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....