Disdik Solo Usulkan Pembangunan Dua PAUD Negeri Baru di Lahan Bekas SD
- 04 Agt 2026 21:28 WIB
- Surakarta
RRI.CO.ID, Surakarta – Dinas Pendidikan Kota Surakarta mengusulkan pembangunan dua gedung Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) negeri baru.
Langkah strategis ini dilakukan dengan memanfaatkan lahan bekas gedung Sekolah Dasar (SD) negeri yang sebelumnya telah mengalami penggabungan sekolah atau regrouping.
Kepala Dinas Pendidikan Kota Surakarta, Dwi Ariyatno, menjelaskan pengoptimalan aset kota yang kosong tersebut berlokasi di lahan bekas SDN Kemasan dan bekas SDN Baturono di Kecamatan Pasar Kliwon.
Pengusulan dua lokasi ini dinilai sangat tepat guna memperluas jangkauan layanan pendidikan anak usia dini gratis di Kota Bengawan.
"Kita sedang mengupayakan untuk memanfaatkan aset kota yang tidak berfungsi dalam hal ini beberapa sekolah yang kemarin diregrup sehingga kemudian lahan yang posisinya kosong itu kita dorong untuk bisa diaktifkan sebagai PAUD," kata Dwi, Selasa, 4 Agustus 2026.
Dwi mengungkapkan usulan pembangunan kedua fasilitas tersebut memanfaatkan program bantuan hibah atau grant dari kementerian terkait.
Dalam skema kerja sama itu, Pemerintah Kota Surakarta bertugas menyiapkan lahan dan dokumen perencanaan, sedangkan biaya konstruksi sepenuhnya ditanggung oleh pemerintah pusat.
"Jadi kita diminta untuk menyiapkan lahan terus kemudian membuat perencanaan pengajuan ke kementerian, nanti kementerian yang akan membiayai proses pembangunan baru itu tadi. Kita punya satu itu di bekas SD Kemasan dan satu lagi di bekas SD Baturono," ujar Dwi.
Pihak dinas menyebutkan progres pengajuan proposal ke pusat saat ini sudah mencapai sekitar 90 persen dan tinggal menunggu persetujuan akhir kementerian.
Wali Kota Surakarta juga telah resmi mengizinkan penghapusan aset bangunan lama, sehingga proses pemerataan gedung akan dimulai pekan depan.
Melalui pengusulan pembangunan dua PAUD negeri baru ini, Dinas Pendidikan Kota Surakarta berharap jumlah daya tampung layanan pendidikan usia dini milik pemerintah semakin meningkat.
Ketersediaan fasilitas negeri tersebut diproyeksikan mampu membantu masyarakat memperoleh akses pendidikan berkualitas tanpa beban biaya tinggi. (Dania)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....