Bupati Wonogiri Apresiasi Kontribusi Masyarakat dari Budaya Berdampingan

  • 02 Agt 2026 19:18 WIB
  •  Surakarta

RRI.CO.ID. Surakarta - Bupati Wonogiri Setyo Sukarno menghadiri peresmian Gereja Kristen Batak Protestan atau HKBP Wonogiri sebagai jemaat penuh, yang dirangkaikan dengan peletakan batu alas gereja di bawah Resort Solo, Minggu 2 Agustus 2026.

Dalam sambutannya, Pemerintah Kabupaten Wonogiri menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh jemaat HKBP Wonogiri atas diresmikannya gereja tersebut. Peresmian ini diharapkan menjadi awal bagi peningkatan pelayanan ibadah serta memperkuat iman dan kebersamaan umat.

Pemerintah Kabupaten Wonogiri juga mengapresiasi kontribusi masyarakat dari berbagai suku, agama, dan budaya yang hidup berdampingan di wilayah Wonogiri. Keberagaman dinilai menjadi kekuatan yang memperkaya kehidupan masyarakat tanpa menimbulkan perpecahan.

"Ini merupakan warisan leluhur kita berupa prinsip saling menghormati dan rukun dalam keberagaman yang sangat relevan untuk dikembangkan dari generasi ke generasi yang menjadikan masyarakat bangsa dan negara kita Indonesia selalu untuk tumbuh menjadi bangsa yang besar," ujar Bupati Setyo Sukarno.

Selain itu, Pemerintah Kabupaten Wonogiri menegaskan komitmennya dalam menjaga toleransi dan moderasi beragama. Selama ini, hubungan antarumat beragama di Wonogiri berlangsung harmonis, damai, dan saling menghormati. Pendopo Kabupaten Wonogiri pun terbuka sebagai ruang publik yang dapat dimanfaatkan seluruh masyarakat untuk berbagai kegiatan.

Melalui momentum ini, pemerintah mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus memupuk semangat persatuan, menghargai perbedaan, serta memperkuat sikap toleransi atau tepa selira demi mendukung pembangunan daerah yang berkelanjutan.

Pemerintah berharap kehadiran HKBP Wonogiri dapat membawa manfaat bagi masyarakat luas serta semakin mempererat kerukunan antarumat beragama di Kabupaten Wonogiri.

"Dengan semangat Bhinneka Tunggal Ika, Wonogiri diharapkan terus menjadi daerah yang aman, damai, dan menjadi miniatur Indonesia yang menjunjung tinggi keberagaman," kata Bupati menandaskan.

Sementara itu Pimpinan Pusat HKBP Ephorus, Pendeta Viktor Tinambunan, M.Th., menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Wonogiri atas komitmennya menjaga kerukunan, semangat gotong royong, dan toleransi antarumat beragama. Hal itu disampaikan saat menghadiri kegiatan HKBP di Kabupaten Wonogiri.

Menurut Ephorus, nilai-nilai tersebut menjadi modal sosial yang penting dalam menciptakan kehidupan masyarakat yang damai dan sejahtera. Ia juga mengucapkan terima kasih kepada Bupati beserta jajaran yang dinilai menghargai keberagaman dan memberikan ruang bagi seluruh umat beragama.

"Kami mengapresiasi kepada pemerintah kabupaten Wonogiri atas komitmennya menjaga kerukunan , semangat gotong royong, dan toleransi antarumat beragama. Kami juga mengajak warga HKBP dan masyarakat Batak di Wonogiri untuk terus menjaga persatuan , hidup rukun serta menjadi pembawa damai dan berkat sesuai dengan visi HKBP," ujar Ephorus.

Dalam kesempatan itu, Pendeta Viktor memperkenalkan HKBP yang pada tahun ini telah berusia 165 tahun dengan jumlah anggota sekitar 1,5 juta jiwa yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia hingga mancanegara. Ia berharap kehadiran warga HKBP di mana pun berada dapat menjadi berkat bagi masyarakat. (Lidia)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....