Sensus Ekonomi Wonogiri Capai Tujuh Puluh Satu Persen Pendataan Lapangan
- 02 Agt 2026 08:49 WIB
- Surakarta
RRI.CO.ID, Wonogiri - Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Wonogiri mencatat capaian pendataan lapangan Sensus Ekonomi telah mencapai sekitar 71 persen hingga awal Agustus 2026. Tingginya capaian tersebut menempatkan Wonogiri di peringkat kedua progres pendataan lapangan se-Jawa Tengah.
Kepala BPS Kabupaten Wonogiri, Rahmad Iswanto, mengatakan pelaksanaan Sensus Ekonomi di wilayahnya berlangsung relatif lancar. Minimnya kendala di lapangan membuat laju pendataan melampaui target yang telah ditetapkan.
"Progres sampai dengan awal Agustus ini capaian pendataan lapangan Sensus Ekonomi kita sudah mencapai sekitar 71 persen," ujarnya, Ahad 2 Agustus 2026.
Rahmad menjelaskan, sasaran pendataan mencakup sekitar 354 ribu kepala keluarga yang tercantum dalam daftar awal, ditambah sekitar 92.250 unit usaha yang juga menjadi objek Sensus Ekonomi.
Menurutnya, capaian tersebut tidak lepas dari koordinasi yang baik dengan pemerintah daerah hingga aparat desa dan ketua RT sebelum pendataan dilakukan. Berkat langkah itu, hampir tidak ditemukan penolakan dari masyarakat.
"Alhamdulillah tidak ada penolakan warga. Hanya satu dua saja yang perlu diberikan sosialisasi mengenai pentingnya Sensus Ekonomi, dan akhirnya bersedia didata," katanya.
Rahmad mengungkapkan, BPS optimistis seluruh pendataan lapangan dapat diselesaikan sebelum akhir Agustus 2026. Bahkan, penyelesaian pendataan ditargetkan rampung pada pertengahan Agustus, sehingga sisa waktu digunakan untuk proses validasi, perbaikan, dan konfirmasi data sebelum dipublikasikan.
"Kita nomor dua capaian progres lapangan se-Jawa Tengah. Jadi kita sangat optimis bisa menyelesaikan pendataan lapangan," ucapnya.
Ia menambahkan, setelah pendataan selesai, BPS masih akan melakukan tahapan pembersihan data, validasi, hingga kunjungan ulang apabila ditemukan data yang perlu dikonfirmasi. Tahapan tersebut penting untuk memastikan kualitas data yang akan menjadi dasar berbagai kebijakan pembangunan.
Rahmad juga mengimbau masyarakat, khususnya pelaku usaha yang belum didatangi petugas, agar tidak ragu menerima petugas Sensus Ekonomi. Ia menegaskan data yang diberikan tidak berkaitan dengan perpajakan dan kerahasiaannya dijamin oleh negara.
"Tidak ada kaitannya dengan pajak dan kerahasiaan data itu akan dijamin oleh negara, dijamin oleh undang-undang," ujarnya. (Ase)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....