Pemerintah Kecamatan Batuwarno Menggelar Sarasehan Bupati Wonogiri

  • 28 Sep 2026 22:31 WIB
  •  Surakarta

RRI.CO.ID, Wonogiri - Sejumlah keluarga penerima manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH) di Kecamatan Batuwarno, Kabupaten Wonogiri, berhasil meningkatkan kemandirian ekonomi hingga keluar dari ketergantungan terhadap bantuan sosial. Keberhasilan tersebut menjadi salah satu hasil dari inovasi Getas Kependam (Gerakan Pengentasan Kemiskinan Melalui Pemberdayaan Masyarakat).

Apresiasi terhadap keluarga yang berhasil graduasi dari bantuan sosial diberikan dalam Sarasehan Bupati Wonogiri bersama masyarakat Kecamatan Batuwarno.

Menurut rilisnya, Senin 28 September 2026, kegiatan yang dihadiri Bupati Wonogiri Setyo Sukarno tersebut menjadi ruang dialog antara pemerintah dan masyarakat. Selain memberikan apresiasi, sarasehan juga diisi dengan motivasi dan pembinaan agar keluarga penerima manfaat terus mengembangkan potensi ekonomi yang dimiliki.

Inovasi Getas Kependam dikembangkan dengan menggabungkan pendampingan KPM PKH dan berbagai kegiatan produktif. Masyarakat mendapatkan pembinaan melalui pelatihan pertanian, peternakan, budidaya ikan lele, ternak kambing, pembuatan pupuk organik, hingga penguatan administrasi kependudukan.

Bupati Wonogiri Setyo Sukarno mengatakan, bantuan sosial tidak seharusnya hanya dipandang sebagai bantuan yang diberikan secara terus-menerus. Menurutnya, bantuan perlu menjadi jembatan agar masyarakat mampu mencapai kemandirian.

“Bantuan sosial pada dasarnya merupakan jaring pengaman bagi masyarakat yang membutuhkan. Namun yang lebih penting adalah bagaimana bantuan tersebut dapat menjadi jembatan menuju kemandirian. Saya mengapresiasi inovasi Getas Kependam yang mampu mendorong masyarakat untuk lebih produktif dan berdaya sehingga secara bertahap dapat meningkatkan kesejahteraan keluarganya,” ujar Setyo.

Setyo juga memberikan penghargaan kepada keluarga yang telah berhasil meningkatkan taraf hidup hingga tidak lagi menerima bantuan sosial pemerintah. Ia berharap keberhasilan tersebut dapat memotivasi keluarga penerima manfaat lainnya.

“Keberhasilan keluarga yang mampu graduasi atau lepas dari bantuan sosial merupakan prestasi yang patut diapresiasi. Semoga menjadi inspirasi bagi keluarga lainnya untuk terus berusaha dan mengembangkan potensi yang dimiliki,” katanya.

Sementara itu, Plt. Camat Batuwarno Eko Budiyarto mengatakan, keberhasilan sejumlah keluarga keluar dari bantuan sosial menjadi penyemangat bagi pemerintah kecamatan untuk melanjutkan program pemberdayaan.

“Melalui sarasehan ini, kami ingin menegaskan bahwa penanggulangan kemiskinan tidak hanya dilakukan melalui pemberian bantuan, tetapi juga melalui pemberdayaan yang berkelanjutan. Inovasi Getas Kependam hadir untuk mendampingi masyarakat agar memiliki keterampilan, usaha produktif, dan semangat untuk mandiri,” ucapnya.

Menurut Eko, pelaksanaan Getas Kependam tidak dapat berjalan sendiri. Program tersebut membutuhkan sinergi pemerintah daerah, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, pendamping PKH, dunia usaha, serta keterlibatan aktif masyarakat.

Selain sarasehan, kegiatan juga dirangkai dengan Pameran Produk Unggulan Kelompok dan Anggota Kelompok Getas Kependam. Berbagai produk hasil pemberdayaan masyarakat dipamerkan, mulai dari hasil pertanian, peternakan, perikanan, pupuk organik, hingga produk olahan dan UMKM.

Bupati Setyo Sukarno meninjau langsung pameran tersebut didampingi Plt. Camat Batuwarno dan jajaran terkait. Ia juga berdialog dengan anggota kelompok serta memberikan motivasi agar produk yang dihasilkan terus dikembangkan menjadi sumber pendapatan berkelanjutan.

Kegiatan berlangsung interaktif dengan masyarakat yang mendapat kesempatan menyampaikan aspirasi dan berdialog langsung dengan Bupati Wonogiri. Pembahasan mencakup pemberdayaan ekonomi, pembangunan, serta upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Pemerintah Kecamatan Batuwarno berharap keberhasilan keluarga yang telah graduasi dari bantuan sosial dapat menjadi pemicu semakin banyak KPM untuk bertransformasi menjadi keluarga mandiri, produktif, dan sejahtera melalui pemberdayaan yang berkelanjutan. (Ril/Ase)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....