Cek Bangunan Rusak Parah, Wawali Astrid Kawal Revitalisasi TK Gaya Baru III Jebres

  • 02 Agt 2026 07:44 WIB
  •  Surakarta

RRI.CO.ID, Surakarta - Wakil Wali Kota Surakarta, Astrid Widayani, meninjau langsung kondisi bangunan TK Gaya Baru III di Kecamatan Jebres yang mengalami kerusakan parah. Wawali menilai bangunan sekolah tersebut kurang aman untuk kegiatan belajar mengajar anak-anak.

Setelah melakukan tinjauan, Astrid Widayani menegaskan, Pemkot Surakarta akan mengawal ketat proses revitalisasi bangunan sekolah tersebut, khususnya pada bagian atap yang membahayakan, serta pembenahan sarana prasarana penunjang lainnya.

"Kami meninjau secara langsung laporan berkaitan dengan TK PAUD Gaya Baru III di Jebres (Rabu, 29 Juli 2026). Memang kurang aman untuk anak-anak belajar. Kami fokus mengawal proses revitalisasi bangunan agar aman ditempati, khususnya di atap, serta sarana prasarana fisik lain," kata Astrid Widayani.

Sementara itu, Kepala Bidang Sekolah Dasar, Dinas Pendidikan Kota Surakarta memastikan bahwa alokasi anggaran untuk perbaikan fisik TK Gaya Baru III telah masuk dalam perencanaan.

"Usulan untuk renovasi TK Gaya Baru III sudah masuk anggaran sebesar Rp150 juta. Mohon doanya semoga segera bisa terealisasi. Yang terpenting anak-anak saat ini sudah belajar di tempat yang aman dan nyaman," ucap Eni Idayati.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Sekolah TK Gaya Baru III, Ninik Santoso, menyampaikan rasa syukur dan terima kasihnya atas perhatian serta respons cepat dari Pemerintah Kota Surakarta dan Dinas Pendidikan. Dirinya mengungkapkan bahwa kondisi sekolah yang bocor parah saat hujan, sudah dikeluhkan sejak tahun 2018.

"Syukur Alhamdulillah, terima kasih sekali untuk Wakil Wali Kota, Dinas Pendidikan, serta semua jajarannya. Anak-anak berjumlah 28 siswa sekarang sudah aman belajar di SD Bulukantil. Penantian ini sudah lama dari tahun 2018," ujar Ninik Santoso.

Lebih lanjut, Ninik Santoso juga menceritakan bahwa sebelum direnovasi, saat hujan deras pihak sekolah selalu kebingungan dengan derasnya air yang tumpah melalui lobang-lobang atap.

"Dulu kalau hujan kita keronto-ronto, airnya masuk kayak grojogan sewu sampai anak-anak harus belajar di luar. Sebelum hujan turun lagi, Alhamdulillah ini sudah mau direnovasi." ujarnya menambahkan.

Dengan masuknya anggaran renovasi sebesar Rp150 juta tersebut, diharapkan perbaikan bangunan TK Gaya Baru III dapat segera direalisasikan agar 28 siswanya bisa segera kembali belajar di gedung sekolah yang layak dan aman. (JK)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....