Resmi Bersertifikat IG, Batik Tulis Girilayu Siap Tembus Pasar Global

  • 30 Jul 2026 11:02 WIB
  •  Surakarta

RRI.CO.ID, Karanganyar — Identitas Batik Tulis Girilayu khas Kecamatan Matesih, Kabupaten Karanganyar, kini resmi memiliki legalitas dan perlindungan hukum yang kuat. Produk seni tradisi ini berhasil mengantongi Sertifikat Pendaftaran Indikasi Geografis (IG) yang diharapkan mampu mendongkrak nilai ekonomi serta daya saing para perajin lokal.

Sertifikat kekayaan intelektual tersebut diserahkan langsung oleh Kantor Wilayah Kementerian Hukum (Kanwil Kemenkum) Jawa Tengah bersama Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI) kepada Pemerintah Kabupaten Karanganyar di Rumah Batik Giriarum, Matesih, Rabu 29 Juli 2026.

Kepala Divisi Pelayanan Hukum Kanwil Kemenkum Jawa Tengah, Tjasdirin, menegaskan bahwa pendaftaran Indikasi Geografis bukan sekadar pemenuhan dokumen administratif. Status perlindungan hukum ini bertujuan untuk menjaga karakteristik, kualitas, dan identitas Batik Girilayu dari potensi klaim pihak asing maupun penggunaan nama secara tidak sah.

"Pendaftaran Indikasi Geografis akan meningkatkan nilai ekonomi Batik Tulis Girilayu melalui kepastian hukum, penguatan daya saing, serta peningkatan kepercayaan pasar terhadap produk unggulan masyarakat," ujar Tjasdirin.

Perwakilan DJKI Kemenkum, Gunawan, menuturkan bahwa Batik Girilayu memiliki nilai historis yang sangat kuat dalam peta perbatikan tanah air.

"Batik Girilayu merupakan salah satu sari atau cikal bakal perkembangan motif batik di Jawa. Sudah sepantasnya Batik Tulis Girilayu mendapatkan pelindungan resmi Indikasi Geografis," ucap Gunawan.

Penyusunan Dokumen Deskripsi pendaftaran Indikasi Geografis ini dilakukan secara akademis oleh Fakultas Hukum Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta. Dekan Fakultas Hukum UNS, Muhammad Rustamaji, menjelaskan bahwa kajian ilmiah tersebut menguraikan secara komprehensif keterikatan antara motif dan teknik pembuatan batik dengan kondisi geografis kawasan Matesih.

Dengan diraihnya Sertifikat Indikasi Geografis ini, Pemkab Karanganyar bersama Masyarakat Perlindungan Indikasi Geografis (MPIG) Batik Tulis Girilayu optimistis dapat membawa produk khas daerah ini naik kelas. Langkah strategis selanjutnya adalah menjaga konsistensi kualitas, memperkuat branding, serta memperluas jangkauan pemasaran dari tingkat nasional hingga menembus pasar internasional.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....