Sambut HUT RI ke-81, Warga Mener Karanganyar Hias Jalan Motif Batik dan Penjor Warna
- 27 Jul 2026 14:32 WIB
- Surakarta
RRI.CO.ID, Karanganyar - Semangat gotong royong ditunjukkan warga Dusun Mener, Kelurahan Segorogunung, Kecamatan Ngargoyoso, Kabupaten Karanganyar, dalam menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia. Warga secara berswadaya menghias jalan kampung sepanjang 600 meter dengan cat bermotif batik serta memasang belasan penjor warna-warni berbahan busa.
Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya yang mengusung tema permainan anak, pengerjaan pengecatan jalan tahun ini sengaja memilih motif batik khas Jawa, seperti motif Kawung. Langkah ini diambil Karang Taruna dan warga Dusun Mener sebagai upaya melestarikan serta mengangkat kembali nilai-nilai kebudayaan Jawa di tengah masyarakat.
Ketua Karang Taruna RW 03 Dusun Mener, Suparmo Ledeng, menjelaskan kegiatan menghias jalan kampung ini merupakan kali ketiga yang dilaksanakan warga. Pengerjaan pengecatan dilakukan setiap sore hari setelah warga selesai beraktivitas di kebun dan ladang.

“Tahun lalu kan temanya permainan anak atau selurutan, nah tahun ini saya bikin motif batik semua. Pertimbangannya biar lebih seru dan utamanya untuk mengangkat budaya Jawa. Pengecatan jalan ini sudah tiga kali kita lakukan, mulai tahun 2018, 2025, dan tahun 2026 ini,” kata Suparmo Ledeng kepada RRI, Senin 27 Juli 2026.
Suparmo mengungkapkan, pengecatan jalan sepanjang 600 meter tersebut membutuhkan ratusan kilogram cat. Jika pada tahun-tahun sebelumnya biaya operasional dibeli secara swadaya murni hingga menghabiskan anggaran belasan juta rupiah, tahun ini warga mendapatkan bantuan sponsorship pasca aksi hias jalan warga sempat viral di media sosial.
“Dulu pure swadaya masyarakat. Tahun ini kita dapat sponsor cat. Karena cat sudah disponsori, anggaran iuran warga yang awalnya untuk beli cat kita alihkan untuk membuat tujuh belas penjor warna-warni di sepanjang jalan,” ujar Suparmo.
Selain pengecatan jalan bermotif batik, daya tarik lain di Dusun Mener adalah deretan 17 penjor hias yang dibuat dari bahan busa. Pemilihan bahan busa ini disengaja untuk menggantikan bahan janur kelapa agar penjor tidak cepat layu dan warnanya bisa dikombinasikan secara menarik.

“Penjor ini swadaya dari anak-anak muda RW tiga Dusun Mener biar suasana Kampung lebih meriah. Bahan materialnya sengaja kita pakai busa, sebab kalau pakai janur cepat layu dan menghitam. Dengan busa hati bisa dikombinasikan banyak warna,” ucap Suparmo.
Pengerjaan hias jalan dan penjor ini melibatkan sekitar 20 hingga 30 warga setiap sorenya dan ditargetkan rampung dalam waktu satu minggu. Selain menghias jalan, rangkaian peringatan kemerdekaan di Dusun Mener juga akan dimeriahkan dengan perlombaan dan kegiatan outbound warga di sepanjang jalan kampung.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....