Dukung Program Lima Hari Sekolah, Muhammadiyah Boyolali Siapkan Kelas Bilingual

  • 28 Jul 2026 10:26 WIB
  •  Surakarta

RRI.CO.ID, Boyolali - Majelis Pendidikan Dasar Menengah dan Pendidikan Non Formal (Dikdasmen dan PNF) Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Boyolali terus memperkuat kualitas pendidikan sebagai bagian dari dukungan terhadap progres penerapan program lima hari sekolah.

Sebagai bentuk penerapan tersebut, Dikdasmen dan PNF Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Boyolali mewujudkan melalui penyelenggaraan Diklat Layanan Unggulan Kelas Bilingual Internasional bagi sekolah dan madrasah Muhammadiyah bekerja sama dengan National Geographic Learning dan PT Sentra Eduglobal pada Senin, 27 Juli 2026 di Sunan Hotel Solo.

Ketua Majelis Dikdasmen dan PNF PDM Boyolali, Kamtar, didampingi Sekretaris Majelis Dikdasmen dan PNF PDM Boyolali, Pardi, S.Ag, menyampaikan bahwa pelatihan ini merupakan langkah strategis dalam meningkatkan mutu pendidikan sekaligus mempersiapkan generasi muda Boyolali agar mampu bersaing di tingkat internasional.

"Semoga Allah SWT memberikan kemudahan, kelancaran, kesuksesan, kesalehan, serta keberkahan yang berlipat ganda kepada seluruh siswa, murid, dan santri dalam mengikuti layanan unggulan Kelas Bilingual Internasional," kata Kamtar.

Dikatakan Kamtar juga, pengembangan kelas bilingual internasional merupakan investasi jangka panjang dalam membangun sumber daya manusia unggul guna menyongsong Indonesia Emas 2045.

Sementara itu, Pardi, S.Ag menambahkan bahwa program tersebut dirancang untuk membiasakan peserta didik memiliki kemampuan mendengar, membaca, menulis, dan berkomunikasi menggunakan Bahasa Inggris berstandar internasional.

Selain itu, siswa juga dipersiapkan memiliki kemampuan literasi, numerasi, digital, virtual, sosial budaya, dan media pada tingkat global.

Program ini tidak hanya menitikberatkan pada penguasaan bahasa asing, tetapi juga membangun kemampuan berpikir tingkat tinggi (Higher Order Thinking Skills/HOTS), memperkuat karakter keagamaan, akhlak mulia, wawasan kebangsaan, penguasaan ilmu pengetahuan, teknologi, serta berbagai keterampilan yang dibutuhkan di era global.

Melalui layanan unggulan Kelas Bilingual Internasional, Muhammadiyah Boyolali berharap para siswa memiliki kesempatan lebih besar untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi terbaik maupun bekerja di berbagai negara dengan tetap berpegang teguh pada nilai-nilai agama dan akhlak mulia. (JK)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....