Pemkab Sragen Perkuat Komitmen Perlindungan Anak lewat Kumpul Bocah Festival
- 26 Jul 2026 23:50 WIB
- Surakarta
RRI.CO.ID, Sragen -.Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sragen terus memperkuat komitmennya dalam menciptakan lingkungan yang aman, ramah, serta mendukung tumbuh kembang anak. Langkah ini diwujudkan melalui helatan Kumpul Bocah Festival dalam rangka Peringatan Hari Anak Nasional 2026 di Pendopo Sumonegaran Rumah Dinas Bupati Sragen, Sabtu 25 Juli 2026.
Festival yang mengusung tema "Sayang Anak, Lindungi dan Bangun Masa Depan" ini diinisiasi oleh Forum Anak Sukowati (Forasi) bekerja sama dengan Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPKBPPPA) Kabupaten Sragen. Sebanyak 500 peserta yang terdiri dari anak-anak dan orang tua pendamping memadati lokasi acara.
Kepala DPPKBPPPA Kabupaten Sragen, Yohanes Agus Sudarmanto, mengungkapkan bahwa persoalan seputar anak, seperti perundungan (bullying) dan kekerasan seksual, masih menjadi tantangan mendesak yang memerlukan penanganan lintas sektor.
"Kami menyangkutkan isu-isu kritis ini agar dapat ditangani bersama seluruh pemangku kepentingan. Harapannya, pemenuhan hak dan perlindungan anak di Sragen bisa terwujud secara maksimal," kata Yohanes.
Senada dengan hal tersebut, Bupati Sragen, Sigit Pamungkas, menekankan pentingnya peran masyarakat dalam mendukung potensi anak agar berkembang sesuai karakter masing-masing tanpa dibayangi rasa takut.
"Melalui momentum Hari Anak ini, kita ingin anak-anak di Sragen tumbuh sesuai minat dan bakatnya. Tugas kita bersama adalah menciptakan lingkungan yang bebas perundungan, sensitif gender, dan bersih dari segala bentuk kekerasan," ujar Sigit.
Sementara itu, Ketua Pelaksana Kegiatan, Naufa Ulya Dewantari, menjelaskan bahwa Kumpul Bocah Festival hadir sebagai wadah bagi anak-anak untuk mengekspresikan diri sekaligus menyuarakan aspirasi mereka demi mewujudkan Kabupaten Layak Anak.
Momen peringatan ini juga dirangkaikan dengan peluncuran program Gerakan Mendongeng untuk Ananda (Gendong Bunda) oleh Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Sragen, Linda Sigit Pamungkas. Program ini ditujukan untuk menghidupkan kembali budaya literasi dan cerita rakyat di lingkungan keluarga.
"Mendongeng bukan sekadar sarana hiburan, tetapi media efektif untuk menanamkan nilai karakter positif dan mempererat ikatan emosional antara orang tua dan anak sejak dini," kata Linda.
Kemeriahan Kumpul Bocah Festival ditutup dengan berbagai permainan edukatif serta penampilan seni Tari Kelinci dan Tari Jangkrik Genggong oleh murid-murid Taman Kanak-Kanak (TK) se-Kabupaten Sragen. MI
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....