Pemkab Karanganyar Gelar Gebyar PAUD 2026, Peringati Hari Anak Nasional

  • 23 Jul 2026 20:31 WIB
  •  Surakarta

RRI.CO.ID, Karanganyar - Pemerintah Kabupaten Karanganyar melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan menggelar Gebyar PAUD 2026 dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional (HAN) ke-42. Kegiatan yang bertujuan memperkuat pendidikan karakter anak sejak dini tersebut dipusatkan di KB/TK Pelita Nusantara, Kecamatan Mojogedang, Kamis 23 Juli 2026.

Gebyar PAUD diikuti sekitar 300 peserta didik jenjang PAUD, Kelompok Bermain (KB), dan TK dari perwakilan 17 kecamatan se-Kabupaten Karanganyar. Berbagai kegiatan edukatif disajikan untuk mengasah kreativitas anak, seperti penampilan drumband, pentas seni, pembuatan ecoprint, hingga lomba mewarnai.

Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Karanganyar, Eni Dwi Suryani, menegaskan pentingnya pemenuhan hak anak untuk menjamin tumbuh kembang mereka secara optimal. Pihaknya mendorong sinergi antara pemerintah, sekolah, dan keluarga guna menciptakan lingkungan yang bebas dari kekerasan.

“Anak merupakan aset bangsa yang harus tumbuh dalam lingkungan yang aman, sehat, nyaman, bahagia, dan terbebas dari segala bentuk kekerasan. Sinergi antara pemerintah, satuan pendidikan, tenaga pendidik, dan keluarga menjadi kunci dalam mewujudkan generasi yang berkualitas,” ujar Eni Dwi Suryani.

Pada kesempatan yang sama, Bunda PAUD Kabupaten Karanganyar, dr. Farida Nurhayati, memberikan edukasi mengenai pentingnya penanaman kebiasaan positif dalam lingkup keluarga. Pembentukan disiplin dan karakter dasar anak dinilai harus dimulai dari rumah sebelum berlanjut ke lingkungan sekolah.

“Kebiasaan sederhana seperti berpamitan dan bersalaman dengan orang tua sebelum berangkat sekolah, serta memastikan anak memperoleh sarapan bergizi, merupakan fondasi penting dalam membentuk karakter, disiplin, dan kesiapan anak untuk belajar,” ujar dr. Farida.

Melalui Peringatan HAN ke-42 ini, Pemkab Karanganyar menegaskan komitmennya untuk terus membangun ekosistem pendidikan yang ramah anak. Langkah kolaboratif seluruh pemangku kepentingan diharapkan mampu menyiapkan generasi daerah yang sehat, cerdas, dan berkarakter menuju Indonesia Emas 2045.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....