DPMPTSP Boyolali Selenggarakan Seminar Investasi Hijau, Jawab Perubahan Iklim

  • 23 Jul 2026 07:43 WIB
  •  Surakarta

RRI.CO.ID, BOYOLALI – Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Boyolali menggelar Seminar Investasi Hijau di Aula Bapperida Kabupaten Boyolali, Rabu (22/7/2026). Kegiatan yang diinisiasi untuk menjawab tantangan perubahan iklim global ini diikuti 100 peserta dari jajaran Kepala OPD Pemkab Boyolali serta pemangku kepentingan terkait.

Acara dibuka langsung oleh Wakil Bupati (Wabup) Boyolali, Dwi Fajar Nirwana. Seminar bertema "Bersama Boyolali Mewujudkan Masa Depan Berkelanjutan" ini menghadirkan dua narasumber utama, yakni Kepala DPMPTSP Provinsi Jawa Tengah Sakina Rosellasari, serta Kepala Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) Surakarta Verry Fahrudin.

Kepala DPMPTSP Kabupaten Boyolali, Dwi Sundarto, menyampaikan bahwa seminar ini menjadi wadah strategis untuk memetakan tantangan sekaligus menyinergikan langkah konkret dalam mempercepat transisi investasi berkelanjutan.

"Seminar ini melibatkan jajaran pemangku kepentingan kunci. Mulai dari pemerintah selaku regulator, pelaku usaha dan asosiasi, perbankan, ikatan notaris, akademisi, hingga LSM sebagai penentu standar keberlanjutan," ujar Dwi Sundarto.

Ia menambahkan, guna mendukung akselerasi informasi terkait Investasi Hijau dan Berkelanjutan, DPMPTSP Boyolali kini telah membuka Ruang Layanan Informasi khusus di Lantai 1 Kantor DPMPTSP beserta Nomor Hotline Layanan.

Dwi berharap forum ini mampu menumbuhkan komitmen kolektif dalam mengintegrasikan prinsip keberlanjutan pada setiap kebijakan investasi, demi mewujudkan pertumbuhan ekonomi yang lestari dan sejahtera bagi masyarakat Boyolali.

Sementara itu, Wabup Boyolali Dwi Fajar Nirwana mengungkapkan bahwa Pemkab Boyolali saat ini tengah menyusun regulasi berorientasi keberlanjutan. Regulasi ini disiapkan untuk memberikan insentif khusus bagi para investor yang menerapkan prinsip "Investasi Lestari".

"Pemkab Boyolali ingin memberikan penghargaan, insentif fiskal, dan kemudahan bagi pelaku usaha yang mengintegrasikan standar Economic, Environmental, Social, and Governance (EESG) dalam operasionalnya. Langkah ini bukan untuk membatasi investasi, melainkan memastikan modal yang masuk berdampak positif jangka panjang bagi kelestarian alam dan masyarakat," tegas Wabup Fajar.

Di akhir sesi pembukaan, Wabup Fajar menyerahkan sertifikat penghargaan kepada para narasumber dan pemangku kepentingan dari unsur pemerintah maupun swasta yang dinilai aktif mendukung Program Investasi Hijau di Kabupaten Boyolali. Penyerahan diawali dengan prosesi penandatanganan komitmen bersama mendukung Investasi Lestari. (Kisno/RRI)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....