Rampung Akhir Tahun, Revitalisasi Keraton Surakarta Dikerjakan Tanpa Libur
- 18 Jul 2026 19:31 WIB
- Surakarta
RRI.CO.ID, Surakarta – Revitalisasi 13 kawasan di lingkungan Keraton Surakarta ditargetkan rampung pada akhir 2026. Pekerjaan revitalisasi akan dilakukan tanpa hari libur dengan sistem dua sif setiap hari.
Ketua Eksekutif Lembaga Dewan Adat (LDA) Keraton Surakarta, KPH Eddy Wirabhumi, mengatakan sebelum pekerjaan dimulai, akan digelar prosesi wilujengan pada 24 Juli 2026. Namun, agenda tersebut dimajukan menjadi sekitar 21 Juli karena waktu pelaksanaan proyek yang terbatas.
"Tadinya wilujengan memulai kegiatan itu tanggal 24 Juli. Tetapi karena waktunya sangat pendek, diminta diajukan sekitar tanggal 21. Pekerjaan dilakukan dua sif dari jam 7 pagi sampai jam 11 malam dan tidak ada hari libur," katanya, Sabtu 18 Juli 2026.
Ia menjelaskan revitalisasi meliputi 13 titik di kompleks Keraton Surakarta, di antaranya, Pagelaran, Sitihinggil, seputar Kamandungan, Kasentanan, Museum Keraton Solo, Bangsal Pradonggo, Sasana Handrawina, Keraton Kulon, serta sejumlah lokasi lainnya.
"Akhir tahun harus selesai karena menggunakan anggaran negara atau APBN sehingga penyelesaian maupun pertanggungjawabannya juga harus tuntas," katanya.
Menurut Eddy, revitalisasi tidak hanya menyasar pembenahan fisik bangunan, tetapi juga pelestarian nilai-nilai budaya yang hidup di lingkungan Keraton Surakarta. Konservasi kegiatan budaya akan dilakukan bersamaan dengan penataan kawasan.
"Ini tidak hanya revitalisasi fisik, tetapi juga revitalisasi terhadap nilai-nilai budaya. Bersamaan dengan penataan fisik juga dilakukan konservasi dan pemeliharaan kegiatan nonfisik," ucapnya.
Ia menambahkan Museum Keraton diupayakan tetap melayani pengunjung selama proses revitalisasi berlangsung. Penataan museum juga akan mengacu pada standar Museum Nasional, mulai dari tata ruang, pencahayaan, hingga pengembangan aktivitas ekonomi kreatif berbasis budaya. (Reza)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....