Saling Membelakangi, Dua Kubu Keraton Surakarta Gelar Kirab 1 Suro
- 17 Jun 2026 08:32 WIB
- Surakarta
RRI.CO.ID, Surakarta - Dua kubu Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat, yakni pihak PB XIV Mangkubumi dan PB XIV Purbaya, sama-sama menggelar Kirab Pusaka Malam 1 Suro, Selasa 16 Juni 2026 malam. Prosesi yang berlangsung di kawasan Keraton Surakarta tersebut menarik perhatian ribuan masyarakat yang memadati jalur kirab.
Momen yang menjadi sorotan terjadi saat kedua rombongan berada di Sasana Sewaka. Rombongan PB XIV Mangkubumi menghadap ke arah timur, sementara rombongan PB XIV Purbaya berada di bagian barat sehingga kedua pihak tampak saling membelakangi dalam satu kawasan yang sama.
Ketua Eksekutif Lembaga Dewan Adat (LDA), KPH Eddy Wirabhumi, mengatakan pihaknya berupaya menjaga suasana tetap kondusif selama rangkaian kirab berlangsung. Menurutnya, peringatan malam 1 Suro merupakan bagian dari kalender budaya nasional yang perlu dijaga bersama.
“Mudah-mudahan semua berlangsung baik. Ini sudah menjadi kalender event nasional dan warisan budaya tak benda yang tentu pemerintah punya kewajiban untuk bersama-sama menjaga agar berlangsung secara baik dan bermartabat,” katanya.
Ia mengakui masih terdapat dinamika di lingkungan Keraton Surakarta menjelang pelaksanaan kirab. Namun seluruh pihak diharapkan mampu menahan diri demi menjaga marwah Keraton dan kelestarian tradisi.
“Mudah-mudahan masing-masing bisa menahan diri agar tidak terjadi sesuatu yang luar biasa. Jangan sampai nama besar Keraton, nama besar Indonesia, dan nama besar orang Jawa yang santun terciderai,” ujarnya.
Sementara itu, Juru Bicara PB XIV Purbaya, KPA Singonegoro, mengatakan seluruh persiapan kirab telah dilakukan sesuai arahan Sinuhun Pakubuwono XIII dan PB XIV Purbaya. Pihaknya juga berkomitmen menjaga pelaksanaan kirab tetap berlangsung aman dan damai.
“Kami sudah siap. Semuanya sudah ditata dan dipersiapkan. Insyaallah kita tetap berkomitmen menjaga agar Suro ini berjalan lancar dan damai,” kata Singonegoro.
Ia menjelaskan tradisi kirab malam 1 Suro merupakan kegiatan rutin yang telah berlangsung sejak masa pemerintahan Pakubuwono XII dan Pakubuwono XIII. Karena itu, pihaknya berupaya melanjutkan tradisi tersebut sebagai bagian dari pelestarian budaya Keraton Surakarta. (Reza)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....