Wawali Solo Ajak Ormas Solo Bersatu Jaga Keamanan dan Atasi Persoalan Sosial

  • 18 Jul 2026 10:52 WIB
  •  Surakarta

RRI.CO.ID, Surakarta - Wakil Wali Kota Surakarta, Astrid Widayani, mengajak seluruh organisasi kemasyarakatan (ormas) di Kota Surakarta untuk memperkuat sinergi dengan pemerintah dalam menjaga keamanan, ketertiban, serta mengatasi berbagai persoalan sosial yang dihadapi masyarakat.

Ajakan tersebut disampaikan usai pemaparan Sosialisasi Penguatan Peran Strategis Ormas dalam Mendukung Pembangunan Kota Surakarta dengan tema "Mendengar Masukan, Memperkuat Integritas, Mewujudkan Tata Kelola Pemerintah yang Bersih dan Berintegritas" di Gedung Sekretariat Bersama, Kepatihan, Solo, pada Kamis, 16 Juli 2026.

Menurut Astrid, forum tersebut menjadi wadah penting untuk mempererat komunikasi antara pemerintah dan ormas, sekaligus menyatukan langkah dalam menghadapi berbagai persoalan di tengah masyarakat.

"Kegiatan ini sangat penting. Dengan mempertemukan hampir 45 ormas, kita bisa saling memahami beragam latar belakang dan isu sosial yang berkembang sehingga dapat diantisipasi bersama demi menjaga keamanan dan ketertiban di Kota Surakarta," ujarnya.

Astrid juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh ormas yang selama ini telah berkontribusi dalam pembangunan Kota Surakarta. Menurutnya, setiap organisasi memiliki peran dan aktivitas yang berdampak langsung terhadap kebutuhan maupun penyelesaian berbagai persoalan di masyarakat.

Ia menilai sinergi antara pemerintah dan ormas selama ini telah berjalan, baik secara umum maupun pada bidang-bidang tertentu. Ke depan, kolaborasi tersebut akan terus diperkuat untuk mendukung berbagai program prioritas daerah, termasuk program Asta Cita Surakarta.

Selain mendukung pembangunan, Astrid berharap ormas dapat menjadi mitra pemerintah dalam melakukan mitigasi terhadap potensi gesekan maupun konflik sosial sesuai bidang dan kapasitas masing-masing. Ia juga menyoroti sejumlah persoalan sosial yang masih menjadi pekerjaan rumah bagi Kota Surakarta, di antaranya tingginya angka penyalahgunaan narkoba dan kasus HIV/AIDS.

Menurutnya, penanganan persoalan tersebut tidak dapat dilakukan oleh pemerintah sendiri, melainkan membutuhkan keterlibatan aktif seluruh elemen masyarakat, termasuk ormas. Sementara itu, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kota Surakarta, Agus Santoso, menjelaskan bahwa pembinaan, fasilitasi, dan pengawasan terhadap ormas merupakan bagian dari tugas Kesbangpol.

Melalui forum seperti ini, komunikasi antara pemerintah dan ormas dapat terjalin lebih baik sehingga berbagai persoalan dapat segera dibahas dan dicarikan solusi bersama.

"Menjaga keamanan dan kenyamanan Kota Solo merupakan tanggung jawab bersama antara pemerintah dan ormas. Karena itu, seluruh pihak diharapkan ikut berperan dalam memerangi penyalahgunaan narkoba serta persoalan sosial lainnya agar Surakarta tetap menjadi kota yang aman, nyaman, dan menarik bagi masyarakat maupun wisatawan," katanya.

Agus menambahkan, saat ini terdapat sekitar 249 ormas yang terdaftar dan 45 di antaranya aktif di Kota Surakarta. Pembinaan akan dilakukan secara bertahap menyesuaikan kemampuan anggaran pemerintah daerah sehingga seluruh ormas dapat terlibat dalam memperkuat sinergi pembangunan dan menjaga kondusivitas Kota Surakarta. (SF)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....